Realisasi Investasi di Sumbawa Terus Mengalami Peningkatan
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbawa menjadi primadona bagi para investor. Beberapa tahun terakhir ini tren investasi di salah satu Kabupaten Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengalami kenaikan. Bahkan kenaikan itu terjadi hampi dismua sektor, termasuk pariwisata.
Kepala DPMPTSP Sumbawa H. Syahril mengatakan investasi di sektor pariwisata kini sudah merambah ke investasi menengah ke bawah, seperti banyak dibangunnya homestay.
“Permohonan izin usaha pariwisata cenderung meningkat. Walupun tidak dalam skala besar. Di beberapa destinasi wisata kita, investasi menengah ke bawah sudah nampak. Seperti pendirian beberapa homestay. Sambil kita membenahi regulasi dari pusat sampai daerah. Didukung situasi daerah yang makin kondusif memberikan kontribusi bagi kelangsungan investasi,” terang Syahril.
Menurut Syahril, menggeliatnya investasi di Sumbawa dapat dilihat dari banyaknya permohonan izin investasi yang masuk ke DPMPTSP Sumbawa. Permohonan izin itu meliputi semua sektor yakni perikanan kelautan, pertambangan, peternakan, hingga pariwisata Pemanfaatan sumber daya yang ada juga tetap mengacu kepada regulasi aturan perundang undangan yang ada.
Data di DPM PTS hingga akhir 2017, jumlah pemberian izin baru sesuai SOP sebanyak 3.342 Perbandingan nilai investasi PMDN, sesudah pelimpahan kewenangan tahun 2017 sekitar Rp. 4,078 Triliun. Sedangkan jumlah izin terbit hingga 2017 sebanyak 4.101 izin.

