Resmikan Pembangunan Bandara, Presiden Berharap Tumbuh Ekonomi Baru di Purbalingga
Bandar udara (bandara) Panglima Besar Jenderal Soedirman dibangun dalam rangka mempercepat pertumbuhan perekonomian, perdagangan, dan pariwisata serta melayani aksesibilitas masyarakat di wilayah Provinsi Jawa Tengah bagian barat, yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Tegal, dan Pemalang.
“Dan kita harapkan nantinya juga akan muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi yang baru di Purbalingga dan sekitarnya. Harapan kita itu,” tambah Kepala Negara saat memberikan sambutan pada peresmian pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman, di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin, 23 April 2018.
Sebagai informasi, sejak tahun 2004 diusulkan pengembangan pangkalan udara Wirasaba menjadi Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk melayani penerbangan sipil. Rencana Terminal Bandara Jenderal Besar Soedirman dengan total luas terminal 3.000 meter persegi, kapasitas terminal: 300.000 Pax/tahun, dan kapasitas jam sibuk: 390 Pax.
Dalam acara kali ini, Presiden Jokowi turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

