Resmikan RSUP Leimena di Ambon, Presiden Berharap RS ini Dapat Berikan Pelayanan Prima

0
JOKOWI-PERESMIAN-RSUP-LEIMENA

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. J. Leimena di kota Ambon, Maluku sudah dapat melayani masyarakat. Pada Kamis pagi (25/3/2021), Rumah Sakit ini telah diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Didampingi antara lain oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Maluku Murad Ismail, Kepala Negara sesekali terlihat berbincang dengan peserta vaksinasi dan juga para tenaga kesehatan.

Presiden menyambut baik telah beroperasinya rumah sakit yang ditunggu masyarakat Maluku ini. Fasilitas yang dimiliki rumah sakit ini terbilang besar dan dengan fasilitas tersebut diharapkan  RSUP dr. J. Leimena dapat memberikan pelayanan yang prima dan maksimal kepada masyarakat

“Kita harapkan ini akan memberikan layanan kesehatan yang prima untuk masyarakat di Indonesia bagian timur, utamanya di Provinsi Maluku dan lebih khusus lagi untuk Kota Ambon,” kata Presiden dalam sambutannya.

Usai memberikan pernyataan, Presiden Jokowi melakukan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian RSUP dr. J. Leimena di Kota Ambon.

Sebelum melakukan peresmian, Presiden juga meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 yang digelar di rumah sakit tersebut.

Presiden yang terlihat mengenakan kemeja putih dan celana hitam tersebut tampak memantau tahapan vaksinasi mulai dari registrasi ulang, penapisan kesehatan, penyuntikan dosis vaksin, hingga observasi.

“Pagi hari ini saya datang ke Rumah Sakit dr. J. Leimena di Kota Ambon yang di pagi hari ini dilaksanakan vaksinasi terhadap pelayan publik, terhadap lansia, terhadap tokoh-tokoh agama,” ujar Presiden usai peninjauan.

Presiden mengatakan program vaksinasi akan terus dijalankan hingga target yang ditetapkan dapat segera tercapai.

“Ini terus setiap hari berproses dan kita harapkan sesuai dengan target nanti bisa kita selesaikan,” tandasnya

Berdasarkan data per 24 Maret 2021, sebanyak 59.100 stok dosis vaksin COVID-19 (Sinovac dan AstraZeneca) telah tersedia di seluruh wilayah di Provinsi Maluku.

Sebanyak 12.564 atau 83,16 persen tenaga medis dan kesehatan di wilayah ini yang menjadi prioritas awal vaksinasi massal telah memperoleh dosis vaksinasi pertama. Dari jumlah tersebut 10.563 di antaranya telah menerima dosis kedua vaksin. Saat ini, telah dimulai pelaksanaan vaksinasi massal tahap selanjutnya dengan menyasar pada 116.337 warga lanjut usia (lansia) serta 174.805 pekerja dan pelayan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *