“Rombongan Jadi Beli” Strategi Baru Retail Jakarta Dibahas dalam Seminar dan Musda APPBI DKI Jakarta

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta menggelar Seminar dan Musyawarah Daerah (Musda) 2025 di Grand Hyatt Jakarta pada Selasa, 25 November 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Menyambut Rojali 2.0 – Rombongan Jadi Beli: Strategi Pusat Belanja dan Pemprov DKI Menjawab Era Digital & Sosial Retail”, sebagai respons terhadap perubahan perilaku belanja masyarakat di era digital dan meningkatnya pengaruh sosial retail.
Acara ini menghadirkan forum diskusi strategis mengenai bagaimana pusat belanja dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat berkolaborasi dalam memperkuat daya tarik retail, mendorong kreativitas, serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian kota maupun nasional.
Ketua APPBI DPD DKI Jakarta, Mualim Wijoyo, dalam sambutannya menegaskan bahwa era digital membuka peluang besar untuk inovasi.
“Konsep ‘Rombongan Jadi Beli’ menunjukkan bahwa pengalaman belanja kini tidak hanya sekadar transaksi, melainkan perjalanan sosial yang menghubungkan komunitas. APPBI DKI berkomitmen memperkuat ekosistem retail yang adaptif, kreatif, dan relevan bagi masyarakat urban, khususnya Milenial dan Gen Z,” ujarnya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Elisabeth Ratu Rante Allo, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, yang menjadi keynote speaker. Ia menekankan pentingnya kolaborasi Pemprov DKI dan pusat belanja dalam memperkuat kualitas UMKM.
“Pemprov DKI telah mendorong pembinaan UMKM melalui berbagai pelatihan, termasuk studi banding ke pusat belanja dalam dan luar negeri. Upaya ini diharapkan dapat membuat UMKM lokal mampu bersaing dan menjadi trendsetter. Kolaborasi dengan pusat belanja menjadi kunci untuk mendorong UMKM naik kelas,” ungkapnya.
Diskusi Panel: Transformasi Rojali 2.0
Dalam sesi panel bertema “Transformasi Rojali 2.0 – Rombongan Jadi Beli”, moderator sekaligus jurnalis senior Andy F. Noya memandu diskusi yang menggali strategi meningkatkan traffic dan konversi belanja di era sosial retail, di mana keputusan konsumen banyak dipengaruhi komunitas, pengalaman bersama, dan media sosial.
Beberapa narasumber yang tampil antara lain:
Ellen Hidayat, APPBI DPD DKI Jakarta
Ia menekankan bahwa setiap mall memiliki karakter unik dan perlu menggelar event-event sesuai tren agar mampu menarik kunjungan kelompok atau komunitas—mendorong terwujudnya Rojali 2.0.
Hadi Sampurno, Direktur Oh! Some Indonesia
Ia memaparkan bagaimana retail berperan aktif mendatangkan traffic melalui event komunitas, baik online maupun offline, seperti mengundang komunitas mainan yang terbukti menghadirkan ‘rombongan jadi beli’.

Aline Wiratmaja, Financial Content Creator
Aline menjelaskan bahwa pusat belanja bukan sekadar tempat bertransaksi, melainkan destinasi rekreasi dan ruang interaksi, sehingga event harus variatif dan berbeda dari mall lain agar tetap relevan dan mampu menciptakan Rojali 2.0.
Meinar Dyan, ParagonCorp
Ia berbagi pengalaman ParagonCorp dalam memahami preferensi generasi milenial dan Gen Z melalui penyelenggaraan event yang melibatkan influencer dari berbagai daerah. Langkah ini berhasil meningkatkan brand awareness sekaligus mendorong penjualan.

Usai sesi seminar, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Daerah APPBI DPD DKI Jakarta Tahun 2025. Melalui proses pemilihan oleh panitia, para anggota secara aklamasi kembali memilih Mualim Wijoyo sebagai Ketua APPBI DPD DKI Jakarta untuk periode 2025–2028. Terpilihnya kembali Mualim dianggap sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, konsistensi, dan kepemimpinannya dalam memajukan industri pusat belanja di Jakarta.
