Sambut Nyepi 2018, Hotel-hotel di Bali Gencar Tawarkan Promo
Sejumlah hotel di Bali mulai gencar menawarkan paket promo menginap dengan harga khusus selama Hari Raya Nyepi, 16-18 Maret 2018. Seperti diketahui tahun ini, hari raya nyepi jatuh pada tanggal 18 Maret 2018. Diharapkan dengan promo ini, okupansi hotal di Bali saat Nyepi dapat meningkat 10 hingga 20 persen.
“Paket menginap serangkaian Hari Raya Nyepi bisa mendongkrak tingkat hunian 10-20 persen,” kata Ketua Asosiasi General Manager Hotel Indonesia (IHGMA) Bali Nyoman Astama, seperti yang dilansir Tirto Id.
Astama menjelaskan hari raya Nyepi merupakan momen untuk meningkatkan hunian hotal pasalnya bulan Maret merupakan periode sepi kunjungan atau low season. Hari keagamaan umat Hindu ini sangat membantu keterisisan kamar hotel. Diperkirakan okupansi Hotel akan meningkat sekitar 50 hingga 60 persen selama berlangsungnya serangkaian peringatan hari raya Nyepi.
Hotel-hotel di Bali sudah ada yang berjalan dan mulai melakukan promo diantaranya Fashion Hotel Legian dan Hotel Harris Raya Kuta. Di Fashion Hotel Legian, promo untuk mengingap sambut Hari Raya Nyepi sudah dilakukan beberapa hari lalu.
Sementara Hotel Harris Raya Kuta menawarkan menginap periode libur Nyepi dengan harga menarik. Manajer Pemasaran dan Komunikasi Janner Napitu menjelaskan, paket itu diberikan termasuk sarapan setiap hari untuk dua orang dan juga satu kali makan siang dan makan malam prasmanan pada Hari Raya Nyepi.
Sebagian besar tamu yang menginap saat Nyepi, lanjut dia, merupakan wisatawan domestik dari sejumlah kota di Tanah Air. Selama periode tersebut, pihak hotel tidak menyediakan hiburan untuk menghormati umat Hindu yang tengah melaksanakan Hari Raya Nyepi.
“Bagi kebanyakan orang, Nyepi penuh refleksi diri dan menahan diri, mengikuti aturan yang disebut Catur Brata Penyepian,” ucapnya.
Tidak seperti umat Hindu yang melakukan Catur Brata, para wisatawan di hotel masih dapat melakukan kegiatan seperti biasa asalkan mereka tidak meninggalkan hotel.
“Ini adalah waktu yang tepat untuk melihat langsung bagaimana sebenarnya di Bali sebagai pulau yang dengan keheningan, sunyi senyap dari segala aktivitas dan rutinitas selama 24 jam,” ucapnya.
Rangkaian puncak Hari Raya Nyepi dimulai sehari sebelumnya yakni Jumat 16 Maret 2018, dengan ritual “mecaru Tawur Agung” atau penyucian alam semesta dan dilanjutkan dengan parade “ogoh-ogoh” atau patung raksasa berwujud menyeramkan sebagai simbol sifat yang harus dilenyapkan dalam refleksi Nyepi.