Satgas Minta Pasien Bergejala COVID-19 Manfaatkan Fasilitas Isolasi Terpusat

0
Petugas merapikan tempat tidur untuk ruang perawatan pasien COVID-19 di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) tipe D Teluk Pucung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021)

Tingginya angka kematian dalam 2 minggu terakhir harus disikapi dengan waspada dan antisipasi yang tinggi oleh masyarakat. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta masyarakat yang dinyatakan positif agar memanfaatkan fasilitas Isolasi terpusat tersedia di wilayahnya masing-masing.

“Untuk masyarakat, yang bergejala sedang, berat atau berusia diatas 45 tahun, atau memiliki komorbid, dan atau tidak memiliki tempat yang memadai melakukan isolasi mandiri, kami mohon untuk tidak melakukan isolasi mandiri,” Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (29/7/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dengan melakukan isolasi terpusat, manfaat yang didapatkan seperti perawatan pasien diawasi langsung oleh tenaga kesehatan dan dipantau baik tanda vital, gejala, pola makan dan obat-obatannya. Sehingga jika terjadi perburukan dapat langsung ditangani.

Namun, jika masyarakat yang dinyatakan positif memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri, pastikan tidak memiliki gejala atau bergejala ringan, berusia kurang dari 45 tahun, tidak memiliki komorbid dan memiliki tempat yang memadai. Sehingga bisa menghindari kontak erat dengan anggota keluarga lainnya yang tinggal  dalam 1 rumah.

“Pastikan selama isolasi mandiri, untuk makan makanan yang bergizi, minum obat dan secara berkala mengecek termperatur serta saturasi oksigen,” Wiku berpesan. 

Adapun tempat isolasi terpusat itu tersebar sesuai wilayah. Untuk lokasi isolasi terpusat di wilayah administrasi kota di DKI Jakarta, selain Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, juga dioperasikan Rumah Susun (rusun) Nagrak dan Pasar Rumput. Jika digabungkan, ketiga tempat isolasi terpusat ini dapat menampung 10 ribu pasien.

Selain di Jakarta, juga diadakan tempat isolasi terpusat di Bandung, Depok, Tangerang, Kabupaten Bandung, DI Yogyakarta, Kota Semarang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Bantul, serta Kota Solo.
Berbagai tempat isolasi terpusat tersebut telah dilengkapi dengan perangkat pendukung operasional yang memadai, termasuk tenaga medis, obat-obatan, hingga kegiatan treatment yang bertujuan demi pemulihan pasien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *