Sejumlah Objek Wisata Religi di Mataram Akan Ditata
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram I Made Swastika Negara, mengakui sejumlah objek wisata religi di Mataram ikut terkena dampak gempa bumi beberapa waktu lalu. Saat ini Dispar Kota Mataram sedang menyiapkan penataan terhadap objek-objek wisata religi tersebut. Penataan akan dilakukan segera mungkin agar kunjungan wisatawan untuk menikmati wisata religi di Mataram bergairah kembali.
“Objek pariwisata religi di Mataram memiliki potensi cukup tinggi, terutama untuk wisatawan domestik,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram I Made Swastika Negara di Mataram, Rabu (3/4/2019).
Penataan ini juga merupakan intruksi Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana. Mohan mengatakan wisata religi merupakan salah satu wisata yang harus diperhatikan Dispar. Karena itu, pembenahan wajib dilakukan, pasalnya tidak terlalu berat dalam menata objek wisata yang satu ini. Yang penting ada penataan dan kebersihan dijaga agar pengunjung lebih nyaman.
Makam Loang Baloq di Kecamatan Sekarbela dan Makam Bintaro di Kecamatan Ampenan. Merupakan dua objek wisata religi di Mataram yang paling diminati wisatawan.
Dua makam tersebut dikeramatkan oleh warga setempatitu membuatnya ramai didatangi peziarah, baik dari dalam kota maupun luar Kota Mataram.
Tahun ini, Dispar Kota Mataram akan mulai melakukan penataan terhadap keberadaan Makam Loang Baloq. Fasilitas umum berupa perbaikan toilet dilakukan. Pun penataan bagian depan makam.
Selama ini, Makam Loang Baloq terkesan tidak terlihat. Itu karena bagian depannya dipenuhi oleh pedagang kaki lima (PKL). Mereka memang sudah berada di kawasan tersebut selama puluhan tahun.
Terhadap para pedagang tersebut, pemerintah akan melakukan direlokasi ke Taman Loang Baloq. Lokasinya yang tepat berada di depan Makam Loang Baloq.
“Sebelum direlokasi, PKL harus kita buatkan lapak-lapak siap pakai di dalam taman agar PKL dapat langsung menempati,” ujar Wakil Walikota.
