Semarak Jakarta Bedug Festival, Gubernur Pramono Ajak Warga Jaga Kebersamaan

0
siaranpers_pemprov_dki-20260320232105_4dmw2w_326

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menabuh bedug di Jakarta Bedug Festival yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, 20 Maret 2026 (Foto: Diskominfotik DKI Jakarta)

El John News, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, bersama Wakil Gubernur Rano Karno menghadiri Jakarta Bedug Festival yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat malam (20/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Car Free Night dalam menyambut malam Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menilai dentuman bedug yang menggema dalam festival tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan serta kekuatan tradisi masyarakat Jakarta dalam menyambut hari kemenangan.

“Acara ini menghadirkan 1.000 bedug yang merepresentasikan kabupaten/kota di Jakarta. Sebanyak 261 kelurahan masing-masing mengirimkan empat bedug beserta alat musik lainnya”

Kemeriahan acara semakin terasa dengan partisipasi dari berbagai daerah, termasuk perwakilan Provinsi Banten dan Sumatera Barat. Selain itu, ribuan peserta turut ambil bagian dalam Pawai Obor Elektrik yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival tersebut.

“Mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum. Selain itu, terdapat parade kendaraan hias dari Monas hingga Bundaran HI yang menampilkan ornamen khas Ramadan dan Idulfitri, memadukan unsur budaya Betawi dengan sentuhan modern,” ujar Gubernur Pramono.

Tak hanya itu, pertunjukan air mancur bertajuk “Jakarta: Rhythm of the Fountain” juga menambah semarak suasana, menghadirkan hiburan yang memikat bagi masyarakat yang hadir di lokasi acara.

Gubernur Pramono berharap Jakarta Bedug Festival dapat menjadi daya tarik wisata budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal. Ia juga menilai kegiatan ini mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.

“Acara ini juga menjadi bagian dari program Mudik ke Jakarta,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyelenggarakan kembali festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

“Kegiatan ini menjadi sesuatu yang dirindukan masyarakat setelah sekian lama tidak diselenggarakan. Sebagai kota yang inklusif, Jakarta terus menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan transaksi di berbagai sektor,” ujar Khoirudin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *