Status Siaga 1 Masih Berlaku, Kemlu Pantau Ketat WNI di Iran

0
23e98383-9557-46b1-aea6-8a2f0e99fad0 (1)

Ilustrasi kantor Kementerian Luar Negeri RI (Foto: Generated AI)

El John News, Jakarta-Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran terus menjadi prioritas di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran disebut terus memantau situasi dan menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk opsi evakuasi apabila diperlukan.

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa meskipun kondisi di Teheran dan sejumlah kota lain saat ini terpantau relatif kondusif, pemerintah belum mencabut status Siaga 1 yang diberlakukan sejak Juni 2025.

“Semua rencana kontingensi tetap disiapsiagakan, termasuk berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan,” kata Heni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, KBRI Teheran secara rutin melakukan komunikasi aktif dengan para WNI untuk memastikan kondisi mereka tetap aman. Hingga kini, belum ada laporan mengenai WNI yang menghadapi ancaman langsung ataupun situasi yang membahayakan keselamatan.

Namun demikian, Kemlu tetap mengingatkan agar seluruh WNI di Iran meningkatkan kewaspadaan dan terus mengikuti perkembangan terbaru.

“Kepada seluruh WNI di Iran diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, turut memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Teheran”

Ketegangan Nuklir Belum Mereda

Situasi memanas menyusul belum meredanya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait isu program nuklir. Meski kedua pihak sepakat melanjutkan perundingan tidak langsung pada Maret mendatang, pernyataan keras dari Presiden AS kembali memicu kekhawatiran.

Presiden Donald Trump pada Kamis lalu menyatakan Iran memiliki waktu 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya. Ia juga mengingatkan bahwa “hal-hal yang sangat buruk” bisa terjadi jika perundingan gagal.

Sebelumnya, Trump mengungkapkan bahwa sebuah “armada besar” sedang bergerak menuju Iran, pernyataan yang menambah tensi geopolitik di kawasan.

Di tengah dinamika tersebut, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan dan memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI di Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *