Studi Banding Delegasi Baoshan, Diskusi Interaktif Berbagai Hal termasuk Prospek Kerja Sama

Kegiatan studi banding delegasi distrik Baoshan, kota Shanghai ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dibarengi diskusi interaktif membahas berbagai hal terutama mengenai upaya pemeliharaan keamanan lingkungan dan peran serta masyarakat. delegasi Baoshan yang dipimpin sekretaris CPC Baoshan District Political and Legal Committee (sekretaris partai bidang politik dan hukum, Chen Yunbin juga memaparkan pembangunan kota berkelanjutan terutama tata kelola pelabuhan kapal pesiarnya. Selain, pemerintah distrik Baoshan juga berencana membangun kawasan ekonomi dengan konsep smart city dan robotics.
“Ada sekitar 300 kapal pesiar yang pernah berlabuh di Baoshan. Dengan potensi tiga juta wisatawan per tahun, Baoshan akan mengembangkan wisata kapal pesiar ke depannya dan industry robotics, smart city,” kata Chen Yunbin pada diskusi di Bappenas.
Baoshan di pinggiran kota Shanghai, dengan luas 424,58 km² dan memiliki populasi 2.300.000 jiwa pada sensus terbaru. Baoshan, merupakan salah satu distrik dari keseluruhan 16 distrik kota Shanghai. Dengan luas sekitar 320.000 km2, GDP (gross domestic product) mencapai sekitar 186,1 milyar Yuan RMB. Letak geografis Baoshan sangat strategis, sehingga menjadi pusat pelabuhan untuk menopang kegiatan ekonomi sejak dahulu kala.
Selain, Baoshan terletak di muara sungai terpanjang, yakni Yangtze dan Huangpu. Begitu strategisnya, pelabuhan di Baoshan menopang lalu lintas kapal-kapal angkutan produk tambang. “Baoshan juga dikenal dengan berbagai perusahaan produsen baja, sejak dahulu kala sampai sekarang. Omzet perusahaan baja tidak masuk ke kas distrik, tapi ke kas negara,” kata Chen Yunbin.
Delegasi Baoshan antara lain Zhang Jian, (direktur Baoshan District Letters and Visits Office), Huang Yixin (Dirjen Baoshan District Justice Bureau), Huang Yaping (Dirjen Baoshan District Human Resources and Social Security Bureau), Xi Ling (Dirjen Shanghai Baoshan District Archives Bureau), Shen Bin (Dirjen Shanghai Baoshan District Emergency Bureau).
Sementara pihak Bappenas diwakili oleh staf dari salah seorang Perencana Ahli Utama (PAU) didampingi Agung Tri Prasetyo serta Kolonel Adm Imam Supangat (analisis kebijakan bidang keuangan dan moneter). pengusaha swasta nasional Indonesia, Sigit Purnomo juga hadir pada pertemuan sebagai penanggap diskusi.
“Baoshan sebagai pelabuhan cruise (kapal pesiar) terbesar di Asia, dan nomor empat di dunia,” kata Chen Yunbin
Sementara itu, Agung Tri Prasetyo menilai pertemuan di Bappenas sangat signifikan untuk peningkatan kerjasama baik investasi, perdagangan di berbagai sector termasuk sector kelautan, perikanan, program ketahanan pangan, kerjasama bilateral perubahan iklim dan lain sebagainya. Karena Bappenas mempunyai tugas terkait penyelenggaraan urusan pemerintah di bidang perencanaan pembangunan nasional untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.
“Walaupun keseharian, kami bertugas di Dewan Ketahanan Nasional, kami melihat banyak stakeholders (pemangku kepentingan) di Bappenas. Hal ini bisa membantu perwujudan kerjasama berbagai sector termasuk pengembangan perkotaan, pengembangan wilayah. Kami terbuka dan sudah mempelajari kondisinya,” kata Agung Tri Prasetyo.
