Sumarsono Lontarkan Pujian Kepada Pencipta Mars Sulsel
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono memuji pencipta Mars Sulsel, Arifin Manggau di depan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Husain Syam dan ribuan hadirin pada Dies Natalis ke-57 UNM.
“Akhirnya lagu itu jadi dengan keputusan Gubernur, pencipta lagu itu seorang dosen dari Universitas Negeri Makassar. Saya minta saudara Arifin Manggau berdiri, mana? Ada diatas, ya silahkan berdiri, teput tangan sekali lagi, untuk pencipta Mars Sulsel,” kata Sumarsono yang disambut tepuk tangan.
Ia menyampaikan, sejauh ini lagu ini sudah disosialisasikan dari tingkat pejabat instansi hingga ke pemrintahan terbawah. Ia juga berharap agar ini juga bisa disosialisasikan di mana saja.
“Pak Arifin juga bisa mensosialisasikan. Ini bukan Mars Pemerintah Sulsel, artinya semua aktivitas yang ada di Sulsel termasuk Kampus UNM, saya kira itu,” sebutnya.
Sumarsono bahkan bercanda, bahwa Arfin akan dibuatkan patung untuk menghargai jasanya.
“Sehinga nama Arifin ini akan kita buatkan patung, tapi kalau orangnya masih hidup jangan dipatungkan,’ ucapnya yang kemudian disambut tawa.
Ia pun menceritakan proses lahirnya ide ini, saat ia duduk di pantai Losari, untuk menghadirkan sebuah ikon dalam sebuah mars, mempersatukan empat etnis menjadi satu kebanggaan.
“Di suatu senja di Pantai Losari, ketika mentari pamit, setelah lelah mengitari bumi. Selama seharian penuh terbitlah gagasan, Sulsel ini sudah hampir empat ratus tahun tetapi tidak memiliki Mars,”sebutnya dengan sedikit puitis.
Arifin sendiri yang diperkenalkan dan namanya disebut tidak menyangka Sumarsono melakukan hal tersbut di moment spesial UNM.
“Sebenarnya ini tidak saya sangka, karena sudah lama, jadi mungkin di depan Pak Rektor betapa mengapresiasi Saya. Sehingga dimana pun dia berada, apalagi ditengah-tengah unm tentunya, ia harus mendeklarasikan hal itu, karena ini hal positif untuk UNM,” ujarnya.