Tahun Baru 2026, Pemprov DKI Galang Donasi Rp3,6 Miliar untuk Korban Bencana

0
IMG_4947

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih cara yang lebih bermakna dalam menyambut Tahun Baru 2026. Alih-alih perayaan meriah semata, pergantian tahun kali ini diwarnai dengan kegiatan penggalangan donasi dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra dan sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa total donasi yang terkumpul dari rangkaian kegiatan malam Tahun Baru di Jakarta mencapai Rp3,6 miliar. Penghimpunan dana tersebut tercatat hingga Kamis (1/1/2026) pukul 01.30 WIB dan sepenuhnya berasal dari partisipasi publik.

“Ini murni kontribusi masyarakat Jakarta. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan empati yang luar biasa ini,” kata Pramono saat menghadiri perayaan Tahun Baru bertajuk ‘Jakarta Global City: From Jakarta with Love’ di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian acara perayaan Tahun Baru 2026 di berbagai titik ibu kota diawali dengan doa bersama yang melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Doa dan dukungan moral tersebut diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta daerah lain yang terdampak bencana.

Selain doa bersama, Pemprov DKI juga melakukan penyesuaian konsep hiburan malam Tahun Baru. Beberapa penampilan musik dikemas secara lebih sederhana sebagai simbol solidaritas dan empati terhadap para korban bencana.

“Ini bukan sekadar perayaan, tapi juga refleksi dan kepedulian sosial. Kami ingin menunjukkan bahwa Jakarta hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Pramono.

Gubernur Pramono juga mengungkapkan bahwa Ancol turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Sebanyak 10 persen pendapatan Ancol pada Rabu (31/12/2025) disumbangkan dan digabungkan ke dalam total donasi yang dihimpun.

Mengenai penyaluran bantuan, Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh dana donasi akan dikelola secara transparan dan akuntabel melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ia menyebut, mekanisme ini telah beberapa kali digunakan dalam penanganan bantuan kemanusiaan.

“Bahkan pagi tadi, kami sudah memberangkatkan dua unit instalasi air bersih serta sepuluh truk tangki air untuk membantu wilayah terdampak,” jelasnya.

Pramono juga mengapresiasi antusiasme dan kedewasaan masyarakat Jakarta yang dinilai mampu merayakan Tahun Baru dengan tertib, aman, dan penuh empati. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan karakter masyarakat Jakarta yang plural dan saling peduli.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan evaluasi terhadap format perayaan Tahun Baru. Namun, bagi dirinya dan Wakil Gubernur Rano Karno, pergantian tahun tetap dimaknai sebagai momentum untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

Rangkaian acara malam Tahun Baru di Jakarta berakhir sekitar pukul 01.00 WIB. Untuk mendukung mobilitas warga, layanan transportasi publik disediakan hingga pukul 02.00 WIB, sementara Transjakarta pada sejumlah koridor utama tetap beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiagakan ribuan personel lintas perangkat daerah guna memastikan kondisi Jakarta kembali normal pascaperayaan. Sebanyak 3.395 petugas Dinas Lingkungan Hidup dikerahkan untuk menjaga kebersihan kota, 2.191 personel Dinas Perhubungan disiagakan untuk mengatur lalu lintas, serta 1.692 personel Satpol PP bertugas menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *