Headline NewsTourism

Tanamkan Kearifan dan Nilai-nilai Luhur Budaya Lewat ‘Jabar ‘Masagi’

Jawa Barat memiliki kekayaan budaya. Setidaknya ada tiga irisan budaya yang tersebar di seluruh Jawa Barat, yakni Sunda Priangan, Cirebonan, dan Betawian. Untuk memperkuat pondasi kebudayaan generasi milenial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan program ‘Jabar Masagi’.

Diharapkan dengan hadirnya program ‘Jabar Masagi’ bisa mengembalikan nilai-nilai budi pekerti serta keluhuran nilai-nilai kearifan lokal tiga budaya yang ada di Jawa Barat. Program tersebut baru saja diluncurkan Pemprov Jawa Barat di Gedung Negara, Kota Cirebon, Rabu (5/12/2018) kemarin.

“Malam ini kita akan memulai perjalanan baru dengan menyiapkan anak didik kita melalui manusia unggul Jawa Barat. Apa itu?” tanya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pembuatan program ini berdasarkan pada empat nilai manusia unggul Jawa Barat yaitu secara fisik badannya harus sehat, cerdas, berakhlak, dan religius. Untuk mewujudkan empat nilai tersebut, kata Emil, pihaknya mempunyai strategi yang disebut Jabar Masagi.

“Menilai kualitas manusia unggul Jawa Barat harus punya empat nilai. Kita akan melakukan strategi namanya Masagi. Artinya, sudah sangat sempurna nilainya, digali dari nilai budaya Jawa Barat,” tutur Emil.

Implementasi Jabar Masagi adalah seluruh program, baik di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat yang mampu menumbuhkan generasi muda di Jawa Barat sebagai manusia berbudaya. Manusia berbudaya ini memiliki kemampuan untuk bisa belajar merasakan (surti/rasa), belajar memahami (harti/karsa), belajar melakukan (bukti), belajar hidup bersama (bakti/dumadi nyata).

Surti, kemampuan merasa atau sensitifitas. Harti kemampuan untuk mengerti, kemudian melakukan bukti atau mempraktikkan. Terakhir bakti, terlibat bersosialisasi untuk masyarakat,” papar Emil.

“Mari kita lahirkan manusia atau generasi unggul Jawa Barat,” ajaknya.

Jabar Masagi memiliki logo unik berwarna kuning, biru, dan hijau yang melambangkan tiga budaya yang ada di Jawa Barat. “Ada lengkungan di logo itu menandakan M untuk Masagi. Ini ada nilai budayanya, kemudian ada irisan di tengah warna hijau. Jadi, kita doakan semua bertemu di warna hijau,” terangnya.

Sebagai bentuk komitmen dari para kepala daerah di Jawa Barat untuk mewujudkan program tersebut, dilakukan penandatanganan MoU antara Bupati/Wali Kota se-Jawa Barat dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close