CultureDestinationHeadline News

Tangsel Promosikan Destinasi Wisata Melalui Festival Tandon Ciater

Siapa bilang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak punya tempat wisata yang dpat menarik wisatawan mancanegara (wisman). Buktinya ada Tandon Ciater yang diyakini dapat menarik perhatian wisman dan wisatawan nusantara (wisnus). Untuk mempromosikan destinasi wisata baru di wilayah Tangsel ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tangsel menggelar festival Tandon Carter. Festival yang baru pertama kali digelar itu, resmi dibuka oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diani pada hari Minggu, 14 Mei 2017.

Acara yang digelar selama dua hari Sabtu (13 Mei 2017)  dan Minggu (14 Mei 2017)  ini, dihadiri ratusan masyarakat. Bahkan, acara ini juga menarik minta wisman, seperti wisatawan asal Vietnam dan Jepang yang ikut berpartisipasi menampilkan silat Betawi Panglipuran.

“Sebanyak 15 wisatawan asing dari Vietnam dan 5 turis asal Jepang ikut menampilkan atraksi pencak silat dari negara masing-masing untuk memeriahkan festival ini,” kata Plt Kepala Dispar Kota Tangsel Chaerudin di lokasi festival.

Ia mengungkapkan para wisman  ini datang karena tertarik dengan budaya Indonesia.

“Pelaksanaan Festival Tandon Ciater dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh elemen masyarakat supaya lebih mengenal potensi kesenian, budaya serta objek wisata yang dimiliki Tangsel,” ujar Chaerudin.

Menurut Chaerudin  festival ini juga dijadikan ajang bagi para seniman, budayawan dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan nilai budaya dan tradisi daerah, serta mewujudkan ketahanan budaya dancitra pariwisata untuk menunjang pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Tangsel.

“Maka untuk mewujudkan ketahanan budaya kita perlu memelihara dan mengembangkan potensi wisata alam yang kompetitif serta menggali dan melestarikan kekayan seni budaya daerah sebagai aset pariwisata daerah maupun nasional,” ungkapnya.

Hal senada juga  dilontarkan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Airin mengatakan Festival tersebut dapat  menjadi wadah mediasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan stakeholder bidang kepariwisataan.

a menambahkan, tumbuhnya ekonomi masyarakat Tangsel dan terpeliharanya wisata yang menjadi ojek wisata dapat mampu meningkatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata.

“Dengan adanya Tandon ini menjadi terfasilitasinya para seniman dan masyarakat untuk berekspresi dalam pagelaran seni budaya juga meningkatkan kerakyatan dan ekonomi kreatif serta mensejahterakan masyarakat, khususnya Tangsel,” ujar Airin.

Airin juga menyatakn bahwa Tandon Ciater sebetulnya belum selesai karena juga akan di bangun lahan pertanian terpadu yang tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri untuk para peminat pariwisata.

Selain atraksi dari Vietnam dan Jepang, ada juga tarian anggrek, atraksi silat dari 80 padepokan dan lenong sebagai kebudayaan masyarakat Betawi yang memeriahkan Tandon Ciater hingga malam hari. (Sumber dari beberapa media online)

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button