Tanpa Sarung Tangan, Anies Ikut Keruk Sampah di Kawasan Hutan Mangrove, Penjaringan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin siang, 19 Maret 2018 memantau pembersihan sampah di kawasan Hutan Mangrove Ecomarine, Blok Empang Muara Angke, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara. Kedatangan Anies ke lokasi ini dengan menggunakan sebuah kapal.
Ternyata Anies tak sekedar memantau, orang nomer satu di DKI Jakarta itu ikut terjun membersihkan sampah. Bahkan Anies tak menggunakan sarung tangan, dengan tangan kosong ia mengeruk sampah dan memasukan ke keranjang plastic biru. Hanya sepatu bot yang digunakan Anies saat mengambil sampah yang didominasi sampah plastik itu.
Melihat yang dilakukan Anies. para petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) langsung bertepuk tangan. Bahkan tak sedikit petugas PPSU yang menyemangati Anies.
“Mantap Pak Gubernur, terus, terus Pak,” seru petugas PPSU sambil bertepuk tangan.
Upaya Anies untuk ikut membersihkan sampah menambah semangat kerja para petugas PPSU. Bersama Anies, para petugas PPSU lebih giat mengambil sampah. Sebagian petugas terlihat ada yang kelelahan, pasalnya pembersihan sampah di kawasan hutan mangrove ini sudah dilakukan sejak Sabtu, 17 Maret 2018 lalu.
Sekitar lima menit Mantan Mendikbud ini mengambil sampah. Setelah itu Anies membersihkan diri untuk berbincang dengan pejabat Dinas Lingkungan Hidup.
Dalam aksi bersih sampah ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 175 petugas PPSU dan empat perahu dan sejumlah truk untuk mengangkut sampah.
“Kami kerahkan 175 personel serta empat perahu fiber glass untuk membersihkan sampah di sekitar Hutan Mangrove. Untuk pengangkutan sampah di darat, dikerahkan tujuh unit truk,” kata Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Ali Maulana Hakim di Jakarta, Senin, 19 Maret 2018.
Menurut dia, total sampah yang berhasil dibersihkan hingga pukul 17.00 WIB mencapai 101 meter kubik. Diperkirakan sampah yang ada di lokasi tersebut mencapai 1.000 meter kubik.
“Hari ini, kami akan lanjutkan pembersihan sampah-sampah di sana. Kami mengerahkan dua unit eskavator amfibi. Pembersihan harus dilakukan dengan hati-hati karena berada di sekitar hutan mangrove,” ujar Ali.
