Temui Timnas U-20, Presiden Berikan Semangat dan Terus Berlatih di Kompetisi Dunia Selanjutnya

0
presidenri.go.id-01042023215145-642845011bee13.18640033

Kandas sudah impian Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 untuk berlaga di Piala Dunia U-20 setelah FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah. Untuk menyemangati garuda muda, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menemui para pemain di  Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu sore (01/04/2023).

Pertemuan Presiden dengan Timnas, didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Presiden tampak terlebih dahulu berbincang dengan pelatih Timnas Shin Tae Yong. Kemudian para pemain Timnas U-20 juga bergabung dan berbincang dengan Presiden.

“Sore hari ini saya hadir di Gelora Bung Karno untuk memberikan semangat kepada tim U-20 agar mereka tidak larut terus dalam kekecewaan dan kesedihan,” ujar Presiden dalam keterangannya usai bertemu para pemain timnas U-20.

Kepala Negara juga berpesan kepada para pemain timnas U-20 untuk tidak patah semangat. Presiden menyampaikan bahwa para pemain masih memiliki banyak kesempatan untuk bermain di ajang olahraga internasional lainnya.

Presiden menilai, para punggawa Timnas U-20 masih muda dan memiliki kesempatan untuk berlaga di berbagai kompetisi yang akan datang.

“Bisa nanti main di SEA Games, bisa main di Asian Games, masih bisa main di [Piala] AFF, masih bisa main di Olimpiade 2024, saya kira kesempatan itu masih panjang. Sehingga, tadi saya sampaikan pada mereka jangan patah semangat,” ujarnya.

Presiden pun mendorong agar PSSI membangun tim sepak bola yang tangguh dan mampu bersaing.

“Ke depan kita ingin memiliki tim yang dibangun sejak awal secara terus-menerus, berkepanjangan, sehingga kita bisa mendapatkan sebuah tim nasional yang betul-betul siap,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menerima surat dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait keputusan pembatalan penyelenggaraan Piala Dunia Sepak Bola U-20 2023 di Indonesia. Surat tersebut disampaikan oleh Ketum PSSI Erick Thohir dalam pertemuan dengan Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (01/04/2023).

Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden menyampaikan bahwa dirinya sudah menginstruksikan dua hal kepada Ketum PSSI. Pertama, untuk menyiapkan peta jalan transformasi sepak bola Indonesia untuk segera disampaikan kepada FIFA dan kedua, untuk terus berkomunikasi dengan FIFA agar Indonesia tidak diberi sanksi.

“Dalam bulan-bulan ini, saya harapkan nanti Ketua Umum PSSI Bapak Erick Thohir bisa terbang lagi ke FIFA, ke Zurich, untuk menyampaikan hal yang tadi saya sampaikan,” pungkasnya. (Sumber Setkab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *