Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi, Pemprov Sulut Akan Galakan Ekspor

0
wagub-sulut-steven-kandouw-dalam-fgd-peluang-ekspor-komoditas-perikanan

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi(Pemprov)  Sulawesi Utara (Sulut) dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang kini sedang tertekan akibat pandemic Covid-19. Salah satu upaya yang kini sedang digalakan adalah meningkatkan ekspor.

Peningkatan ekspor ini menjadi pembahasan utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan pemprov, melalui video conference ini dilangsungkan di Ruang Command Center Kantor Gubernur Sulut, belum lama ini. Untuk tema yang diangkat dalam FGD ini adalah ‘Peluang Ekspor Produk Perikanan dari Kawasan Timur Indonesia ke Jepang’. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat lingkup Pemprov Sulut dan pihak BI Perwakilan Sulut.

  Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw yang membuka FGD ini via zoom meeting, mengungkapkan kegiatan ini digelar untuk Bersama-sama mencari solusi guna menstabilkan perekonomian daerah di tengah pandemic Covid-19.

Menurut Wagub, untuk menstabilkan dan kembali mendongkrak perekonomian daerah diantaranya dilakukan lewat menggencarkan investasi. Namun cara tersebut juga harus ditopang dengan upaya lain agar laju pertumbuhan ekonomi dapat naik cepat, yakni dengan menggalakan ekspor.Untuk itu, Pemprov Sulut berupaya menggenjot sektor ekspor yang menyasar pasar internasional.

“Pemprov Sulut melihat peluang di sektor direct call export atau ekspor langsung komoditi pertanian dan perikanan daerah ke luar negeri. Ini kita upayakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Wagub Steven.

“Terobosan seperti ini harus dilakukan karena dampaknya dapat mengurangi angka kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan,” sambungnya.

 Wagub mengakui memang tidak mudah untuk menggalakan ekspor, karena ada juga produk yang terdampak pandemi, namun di tengah kondisi tersebut masih ada produk yang tidak terganggu pandemic, yakni sektor resilien. Bahkan sektor memiliki peluang yang besar untuk menggencarkan ekspor.

Terkait hal ini, Pemprov akan membantu menjadikan produk pertanian maupun perikanan Sulut memiliki nilai tambah sehingga menjadi daya tarik bagi negara lain.

“Saat ini kita sudah mendapatkan izin ekspor langsung ke Jepang setelah mencapai kata sepakat dari semua stakeholder. Terbaru kita ekspor langsung ke Singapura. Rencananya, bulan depan kita bisa ekspor ke Cina,” jelas Steven.

 Terakhir, Wagub Steven juga membahas terkait kendala dalam volume ekspor. Menurutnya, kendala-kendala tersebut yakni sosialisasi fasilitas direct call yang belum maksimal kepada para pelaku usaha, yang membuat mereka belum memiliki mindset ekspor yang baik. Untuk itu, Wagub mengharapkan peran Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut untuk membimbing serta mengedukasi para pelaku usaha tersebut.

 “Saya atas nama Bapak Gubernur Olly Dondokambey mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi kepada BI yang telah menginisiasi acara ini. Kiranya kegiatan ini menjadi sarana untuk memperbarui dan memperluas pengetahuan serta memacu semangat kita dalam meningkatkan direct call exporti,” ujar Steven.

“Karena ini benar-benar memiliki dampak yang luar biasa kedepannya. Untuk itu, kita semua harus menyatukan tekad dan memiliki ikhtiar yaitu apa yang kita capai hari ini, harus lebih bagus dari kemarin-kemarin. Dan besok, harus lebih bagus dari pada hari ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *