Tinjau Vaksinasi Pekerja Perbankan dan Pasar Modal, Presiden Berharap Sektor Perkonomian Terlindungi

0
presidenri.go.id-31032021121645-606405bdd56c16.73516704

Kegiatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi massal kembali berlanjut. Kali ini yang ditinjau Presiden adalah vaksinasi untuk  pelaku perbankan dan pasar modal yang dilangsungkan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB, Presiden langsung meninjau tahapan pelaksanaan vaksin yang diawali dari meja registrasi. Di meja ini, Presiden melihat peserta vaksin melakukan pendaftaran yang sebagai tahapan awal sebelum menerima vaksin.

Peserta vaksin sebagian besar adalah petugas pelayanan publik yang intens berinteraksi langsung dengan nasabah seperti teller  dan petugas di bagian layanan pelanggan atau customer service. Setelah itu, peninjauan  dilakukan di pemeriksaan kesehatan dan selanjutnya ke tempat penyuntikan, kemudian ke area observasi.

Pejabat yang ikut mendampingi Presiden, di antaranya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

Presiden mengatakan, masyarakat yang bekerja di sektor perbankan dan pasar modal merupakan salah satu kelompok yang ikut diprioritaskan untuk menerima vaksin Covid-19. Para pekerja ini memiliki peran penting dalam membantu pergerakan perekonomian nasional.

“Kita tahu bahwa penggerak utama perekonomian nasional kita adalah konsumsi, investasi, ekspor, dan impor, dan perbankan, pasar modal, merupakan bagian yang sangat penting bagi bergeraknya perekonomian kita,” ujarnya.

Tak hanya di BEI, vaksinasi massal bagi pelaku perbankan dan pasar modal juga dilakukan di empat lokasi lainnya yaitu Menara BNI, di Gedung CIMB Niaga, di Menara Danamon 2, dan di BCA Main Building. Kepala Negara berharap dengan digelarnya vaksinasi besar-besaran ini aktivitas di sektor finansial dapat segera pulih.

“Kita harapkan aktivitas di pasar modal, aktivitas di perbankan kita akan terlindungi dari tertularnya, terpaparnya COVID-19 dan kita harapkan semuanya nanti setelah diberikan vaksinasi berjalan normal seperti biasanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani menyampaikan bahwa vaksinasi massal bagi pelaku sektor finansial ini merupakan wujud perhatian pemerintah agar kegiatan ekonomi segera pulih kembali. Program vaksinasi ini, imbuhnya, diprioritaskan bagi tenaga-tenaga yang berada di garis depan untuk melayani sektor keuangan.

“Ini perhatian Bapak Presiden supaya kegiatan ekonomi segera pulih kembali. Jadi untuk sektor finansial apakah itu perbankan, pasar modal, memang menjadi prioritas kita semua,” ujarnya saat secara virtual menyapa para peserta vaksinasi di empat lokasi lainnya tersebut.

Menkeu mengharapkan dengan dilaksanakannya vaksinasi ini dapat memberikan kepercayaan diri kepada para pelaku di sektor ini. Ia juga berharap semua sektor dapat segera pulih untuk mendukung seluruh upaya pemulihan ekonomi.

“Saya berharap seluruh teman-teman yang ada di sektor keuangan baik itu perbankan, di non bank, dan juga di pasar modal semuanya bisa kembali memiliki confidence karena itu sangat menentukan pemulihan ekonomi kita semuanya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *