TNI Kerahkan 14 Ribu Personel Untuk Pengamanan KTT G20

0
IMG-20221026-WA0148

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan ribuan prajurit untuk  keamanan para kepala negara dan delegasi yang akan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, 15-16 November 2022 mendatang.

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengatakan ada 14 ribu personel TNI yang diterjunkan, kemudian ditambah dari 3.200 dari Polri dan 492 dari institusi lainnya. Dengan jumlah tersebut, total ada 18.030 personel yang terlibat yang terlibat dalam pengemanan KTT G20.  “Semuanya berada di bawah komando Panglima TNI,” kata Jenderal Andika Perkasa.

Untuk  kesiapan pengamanan tersebut,  tiga matra TNI yakni AL, AU dan AD telah melakukan gelar pasukan yang dipimpin langsung tiga kepala staf dari tiga matra tersebut. Gelar pasukan TNI AL dilangsukan di  Markas Komando Daerah Maritim (Kodamar), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (31/10/2022).

Selain pasukan, TNI AL juga mengerahkan 12 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mengamankan KTT G20. “Ini untuk mengamankan pemimpin-pemimpin negara sehingga kita harus betul-betul menyiapkan kapal-kapal yang siap tempur,” kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono.

Gelar pasukan juga dilakukan TNI AU di Lanud Halim  Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat (28/10/2022). Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengatakan, kegiatan KTT G20 menjadikan Indonesia sebagai pusat perhatian dunia internasional. Dalam Presidensi G20 ini, TNI AU mendapat tugas pengamanan mulai dari pengamanan bandara, aerodrome, pergerakan pesawat kenegaraan, dan pengawalan VVIP.

“Untuk itu kepada seluruh prajurit TNI AU yang terlibat, agar mempersiapkan diri, memahami tugas dan menguasai setiap prosedur yang diberikan, serta mampu menampilkan performa terbaik,  khususnya dalam tugas-tugas pengamanan Presidensi G20, dan tugas pertahanan  negara di udara,” ujar Fajar.

Kesiapan pengamanan juga disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. “Untuk itu, kita membantu keamanan dan mendukung pemerintah agar kegiatan ini berjalan sukses dan lancar,” kata Dudung.

Selain kesiapan pasukan, Mabes TNI mengirimkan 252 Unit Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) untuk mendukung kegiatan KTT.  Kendaraan listrik tersebut terdiri dari mobil kawal sebanyak 42 unit terdiri dari 12 unit tipe Hyundai Ioniq dan  30 unit tipe Hyundai Ioniq Five yang diproduksi tahun 2022 dari Korea Selatan.

Sementara untuk 126 unit motor kawal dan 84 unit motor penyelamatan dilengkapi dengan helm, jaket, celana, sepatu dan sarung tangan adalah merk Zero SRFM produksi tahun 2022 dari Amerika Serikat.

“Kendaraan ini untuk mendukung kegiatan tugas pengamanan dan pengawalan terhadap para Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan,” ujar Kapuspen TNI Laksamana Muda TNI Kisdiyanto pada Senin (31/10/2022).

 Pengiriman KLBB ke Bali dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2022. Untuk KLBB roda empat dikirim melalui jalur laut menggunakan KRI Tanjung Kambani-971, dan untuk KLBB roda dua dikirim melalui jalur darat dengan menggunakan trailer. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *