Tourism Malaysia Kantor Medan Berbagi Tenda Penutup Becak Motor di Medan

0
tourismmalaysia

Momen Ramadhan ini dimanfaatkan oleh Tourism Malaysia Kantor Medan untuk berbagi dengan para tukang becak motor yang ada disekitar Konsulat Jeneral Malaysia Medan dengan memberikan beberapa tenda (penutup) betor yang baru.

Hal ini dianggap berarti, karena becak motor yang biasa disingkat Betor tersebut merupakan salah satu kendaraan khas kota Medan. Terlebih lagi tidak semua kota di Indonesia yang memiliki becak motor sebagai salah satu alat transportasi umum khas daerahnya.

Program berbagi tenda penutup becak motor ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para tukang becak yang tidak memiliki tenda (penutup becak) yang layak dan indah dipandang mata. Dikarenakan becak-becak motor tersebut melintas di berbagai tempat maka penutup atau tenda becak haruslah rapi, bersih, serta sedap dipandang mata serta berisi informasi-informasi menarik, seperti informasi wisata misalnya.

Direktur Tourism Malaysia Medan, Azhari Haron bersama Konsul Jenderal Malaysia Medan, Amizal Fadzli Bin Radjali pada kesempatan tersebut berharap kepada para tukang betor agar dapat menjaga ketertiban berlalu lintas serta berlaku ramah kepada pelanggan sehingga mampu mencapai standar ‘becak wisata’ walaupun tidak secara resmi.

“Kehadiran jasa transportasi online memang sangat berpengaruh terhadap pendapatan dari para tukang becak ini, sudah seharusnya Betor dibantu dengan solusi yang efektif misalnya dengan membenahi becak mereka menjadi becak wisata. Sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke kota Medan”, ujar Azhari.

Sementara itu, terkait jumlah kunjungan wisatawan ke Malaysia, Azhari memaparkan bahwa tahun 2017 lalu, Indonesia berada di urutan ke-2 setelah Singapura dengan jumlah wisatawan mencapai 2,79 juta, dengan rata-rata lama menginap 5.7 malam, pengeluaran per hari rata-rata sebesar RM532 dengan total pendapatan dari Indonesia sebesar RM8.48 miliar .

Sedangkan secara keseluruhan, Malaysia berhasil mendapatkan pendapatan sebesar RM82.16 miliar dengan total kunjungan sebanyak 25,9 juta wisatawan dari mancanegara.

“Sedangkan, jumlah kunjungan wisatawan dari Indonesia ke Malaysia bulan Januari hingga Maret 2018 ini sudah sebanyak 789,550, meningkat 12.1% dari tahun lalu ” ungkapnya kepada Eljohnnews.com..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *