Tunggu Pembebasan Lahan, Presiden Pastikan Korban Banjir Sentani Akan Direlokasi

0
Dengar-Pengungsi

Presiden Jokowi memastikan warga korban banjir di Sentani, Jayapura, Papua akan direlokasi ke tempat yang aman. Daerah yang kini ditempati warga merupakan kategori  daerah  rawan bencana.

Menurut Presiden,  ada beberapa tahapan relokasi  yang dilakukan Pemerintah. Tahapan awal yang dilakukan adalah mencari lahan yang cocok dan jauh lebih aman dibandingkan tempat yang sekarang.

“Relokasinya akan segera ditetapkan oleh gubernur dan bupati. Kalau sudah tempatnya nanti dibebaskan dan sudah ditetapkan baru kita akan masuk nanti untuk pembangunan rumahnya ya. Kira-kira itu,” kata Presiden saat mengunjungi warga korban banjir bandang Sentani yang terjadi beberapa waktu lalu, di Posko Pengungsian GOR (Gedung Olahraga) Toware, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (1/4/2019).

Meski ada tahapan, Presiden ingin relokasi ini tidak berlarut-larut, pasalnya warga membutuhkan secepatnya tempat tinggal yang bebas dari bencana. Presiden berharap lahan relokasi dapat secepatnya ditetapkan.

Dalam dialog dengan sejumlah pengungsi, menurut Presiden Jokowi, mereka menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan kepastian rumahnya di mana, karena rumah mereka sebelumnya sudah habis disapu banjir bandang.

“Kita mau membangun kalau membangun di tempat yang lama tidak mungkin, memungkinkan karena akan terjadi bencana lagi, berulang lagi sehingga di lokasi di tempat yang dipastikan aman dari bencana,” ujar Presiden.

amun sejauh ini diakui Presiden jika lokasi tanah untuk relokasi itu belum ketemu. Kalau sudah ketemu dan dibebaskan oleh gubernur dan bupati, baru akan dilakukan pembangunan secara cepat.

Saat ditanya mengenai estimasi waktunya, Presiden Jokowi meminta wartawan menanyakannya kepada Gubernur.  “Tanya ke Gubernur tanahnya kapan, baru tanya ke kita (pemerintah pusat, red) kapan membangunnya. Begitu tanah ada, langsung hari itu juga kita bangun,” ucapnya.

Sementara itu Gubernur Papua Lukas Enembe mangatakan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sudah mengirim tim untuk meninjau lokasi tanah yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi. Saat ini, tim sedang melakukan negosiasi dengan pemilik tanah.

“Kalau dia sudah dapat tempatnya pasti kita akan kita bebaskan kemudian kita akan membangunnya. Tim sedang cari, mereka sudah dapat. Jadi pasti kami bebaskan,” kata Lukas.

Gubernur Papua itu berharap agar bisa mendapatkan  lokasi tanah yang akan digunakan untuk relokasi itu di sepanjang jalan Jayapura menuju Wamena.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *