Ubud Food Festival 2019 Bakal Jadikan Makanan Indonesia Mendunia
Bagi yang punya rencana ke Bali pada bulan April, lebih baik jadwalkan rencana Anda di tanggal 26-28 April 2019. Pasalnya di tanggal itu, akan ada pesta kuliner nusantara di Bali, bertajuk Ubud Food Festival (UUF) yang dilangsungkan di Festival Hub Taman Kuliner, Jl. Sanggingang, Ubud,. Untuk tahun ini, UUF mengangkat tema Spice up the World’. Tema diambil agar melalui UUF, makanan Indonesia semakin mendunia.
“Ini adalah perwujudan dari komitmen kami untuk ikut berkontribusi dalam mempromosikan makanan Indonesia ke hadapan dunia,” ujar General manager Ubud Food Festival (UUF) Kadek Purnami dalam keterangannya, Kamis (21/3/2019).
Di event kuliner ini, bakal dihadirkan chef-chef dari Indonesia yang pernah meraih penghargaan dunia. Sebut saja ada Sisca Soewitomo, Hans Christian, Ragil Imam Wibowo, dan Marinka.
Selain juga diundang 100 chef dari berbagai benua. Mereka akan memperlihatkan keterampilannya dalam memasak beragam masakan, termasuk masakan Indonesia. “Harapannya, kelak masakan Indonesia akan dimasukkan dalam daftar menu di berbagai restoran di luar negeri,” tambah Kadek Purnami.
Amanda Katiuli dari Yayasan Omas Nioda mengganggap tema tahun ini sangat baik. Pasalnya Indonesia adalah salah satu negara dengan rempah terbanyak di dunia. Dari 500 jenis rempah di seluruh dunia dan 275 di antaranya ada di nusantara.
Amanda mengungkapkan apresiasinya atas tema yang diangkat UFF tahun ini. Ia mengingatkan pentingnya rempah-rempah dalam kehidupan penduduk nusantara. Rempah digunakan bukan hanya sebagai bumbu dapur dan minuman kesehatan.
Dalam aktivitas kehidupan lain, rempah juga berperan, seperti pada kelahiran, perayaan akil baligh dan lainnya.Terdapat 500 jenis rempah di dunia dan 275 diantaranya ada di nusantara. Rempah-rempah ini dipergunakan secara luas di baik di dunia kuliner maupun pengobatan.
Tahun lalu, UFF dikunjungi sekitar 12 ribu orang selama tiga hari penyelenggaraan. Pada perhelatan tahun ini, panitia menargetkan pengunjung menjadi 15 ribu orang. Traveler sudah siap?
