Untar Gelar Wisuda ke-80 Dengan Jumlah Kelulusan Mencapai 1.534 Mahasiswa

Universitas Tarumanagara (Untar) meluluskan 1.534 mahasiswa yang terdiri dari 1386 mahasiswa untuk program Sarjana, Magister, Doktor dan Profesi dari delapan Fakultas, serta program pasca sarjana sebanyak 148 mahasiswa.
Pada Sabtu pagi, (15/10/2022) para mahasiswa yang lulus tersebut menjalani wisuda ke-80 Universitas Tarumanagara yang dilangsungkan di Plenary Hall Jakarta Convention Center.
Tahun ini, pelaksanaan wisuda mengangkat budaya Bali dan dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. serta Kepala Lembaga Layanan DIKTi Wilayah III Jakarta, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P.

Untuk tema yang diusung pada wisuda kali ini, adalah Untar Untuk Indonesia-Meningkatkan Kinerja UMKM dan Pariwisata untuk Indonesia Bangkit.
Dalam wisuda ini, diumumkan nama wisudawan berprestasi dari jenjang akademik maupun non akademik. Dari nama yang diumumkan tersebut, terhadap nama rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng dengan memperoleh IPK 4.00 untuk program studi magister manajemen.
Rektor Untar mengatakan kepedulian Untar terhadap mahasiswa yang berprestasi telah diwujudkan dalam bentuk pemberian beasiswa. Yayasan Tarumanagara telah menyediakan sejumlah dana untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswi Universitas Tarumanagara baik dari S-1, S-2, S-3 dan profesi.

Bukan hanya dari Untar, pemberian beasiswa juga dilakukan oleh sejumlah mitra Untar, baik dari perusahaan, industri maupun yayasan. Beasiswa tersebut sangat berarti bagi mahasiswa Untar dalam mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul
“Kami menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Tarumanagara dalam rangka untuk mendidik mereka orang-orang yang hebat di masa mendatang,” kata Prof. Agustinus
“Mudah-mudahan yang kita bangun dengan para mitra, industri maupun perguruan tinggi dan juga sekolah dapat semakin menguatkan kita dalam mempersiapkan anak-anak muda untuk siap memasuki Indonesia emas tahun 2045,” sambungnya.

Prof. Agustinus mengungkapkan sebagai perguruan tinggi yang besar yang banyak mengukir prestasi dalam sejarah perjuangan bangsa, Untar ingin bahu membahu, bergandengan tangan dengan sesama anak bangsa dan khususnya masyarakat Bali guna bersinergi untuk Indonesia.
Menurut Prof. Agustinus, pertemuan G20 membuat mata dunia tertuju pada Bali yang menjadi lokasi bertemunya para pemimpin dunia tersebut. Kesempatan ini, menjadi sangat tepat untuk menunjukan kebersamaan kita sebagai sebuah negara
“Langkah ini merupakan upaya semua pihak untuk melakukan pemulihan bersama sesuai dengan tema G20 Recover Together Recover Stronger, hanya dengan kebersamaan maka kita dapat lebih .kuat,” ujar Prof Agustinus.

Di sela-sela wisuda, Untar melakukan penandatangan MoU dengan sejumlah pihak seperti Pemerintah Provinsi Bali, media massa, lembaga pendidikan tingkat menengah dan tinggi, serta dunia industri. MoU ini ditandatangani untuk mendukung indikator Kinerja Utama (IKU) dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Penandatangan MoU tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Lembaga Layanan DIKTi Wilayah III Jakarta, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. Dalam sambutannya, Paristiyanti menyebut Untar adalah Perguruan Tinggi yang visinya sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim yang menyampaikan, bahwa transformasi pendidikan tinggi selalu dimulai dari kolaborasi..
“Baru kali ini saya menghadiri sebuah wisuda yang juga diintegrasikan dengan banyak kolaborasi. Jadi saya yakin dari kolaborasi kali ini akan menghasilkan inovasi-inovasi baru dari Untar untuk Indonesia dan dari Untar untuk dunia,” kata Paristiyanti.

Menurut Paristiyanti visi Untar yang ingin menjadi Universitas Entrepreneur unggul, memiliki integritas dan profesionalisme membawa Untar sebagai Universitas terkemuka di Asia Tenggara.
“Saya yakin dalam lima tahun kedepan Untar betul-betul akan menjadi world class university yang membanggakan Indonesia dari Jakarta untuk dunia,” sambung Paristiyanti.
Sementara itu, Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M berharap lulusan Universitas Tarumanagara mampu berkiprah, berperan aktif, dan berkontribusi dalam pembangunan nasional dalam segala bidang serta mewujudkan kemandirian bangsa dan negara.

“Saya berkeyakinan hal ini, dapat diwujudkan karena pada dies natalis ke 63 ini Untar berhasil meraih prestasi terakreditasi unggul, dengan nilai utama integritas, profesionalisme dan entrepreneurship. Sekali lagi selamat untuk Untar atas prestasi terbaik yang membanggakan kita semua,” ungkap Gubernur Wayan dalam orasi wisudanya.
