Vallerie Wardhana Maknai Hari Kartini, Finalist Miss Tourism Universe 2026 Soroti Perjuangan Perempuan

El John News, Jakarta – Semangat Hari Kartini kembali menjadi momen refleksi bagi perempuan Indonesia dalam memperjuangkan kesetaraan dan perlindungan hak. Vallerie Wardhana, Finalist Miss Tourism Universe 2026, turut memaknai peringatan ini sebagai pengingat bahwa perjuangan perempuan masih terus berjalan hingga hari ini. Melalui ajang nasional yang diselenggarakan oleh El John Pageants bersama Yayasan El John Indonesia, Vallerie membawa suara perempuan muda yang berani dan penuh kepedulian.
Bagi Vallerie, Hari Kartini memiliki makna yang kuat dan relevan dengan kondisi saat ini. “Menurut aku Hari Kartini berarti kemenangan, sekaligus mengingatkan kami para wanita Indonesia akan perjuangan yang belum selesai hingga saat ini,” ungkapnya. Ia juga menyoroti pentingnya momentum ini untuk meningkatkan kesadaran akan kesetaraan gender dan perlindungan perempuan, terutama di tengah meningkatnya kasus kekerasan yang kerap menjadi perhatian publik.

Inspirasi Vallerie tidak hanya datang dari Raden Ajeng Kartini, tetapi juga dari sosok dunia seperti Princess Diana. Ia mengagumi bagaimana Diana mampu mengubah cara pandang dunia melalui empati dan tindakan nyata. “The power of a single act of kindness bisa mempengaruhi orang lain untuk tergerak hatinya dan melakukan hal yang sama,” ujarnya. Baginya, menggunakan privilege untuk membawa dampak positif adalah bentuk kepemimpinan yang sesungguhnya.
Ketika ditanya mengenai kondisi perempuan saat ini, Vallerie menjawab dengan tegas bahwa perempuan belum sepenuhnya merdeka. “Walaupun Hari Kartini diperingati setiap tahun, masih banyak perempuan yang tertindas dan tidak diberikan pilihan dalam hidupnya,” jelasnya. Ia juga menyinggung realitas budaya patriarki dan misogini yang masih menjadi tantangan bagi perempuan muda dalam meraih mimpi.

Sebagai finalis dan putri binaan, Vallerie menunjukkan perannya melalui aksi nyata dan semangat pemberdayaan. Ia percaya bahwa dengan memberi contoh, perempuan lain akan terdorong untuk ikut maju. “Jika saya bisa melakukan, maka orang lain juga bisa melakukannya,” katanya. Ia berkomitmen untuk terus mengedepankan nilai kebaikan dan women empowerment di tengah masyarakat.
Dalam kehidupan sehari-hari, Vallerie memulai dari hal sederhana seperti saling mendukung antarperempuan. Ia melihat perempuan lain bukan sebagai kompetitor, melainkan sebagai motivasi. “Saya percaya semua wanita memiliki potensi untuk sukses,” ujarnya, menegaskan pentingnya solidaritas dalam membangun kekuatan bersama.

Menutup refleksinya, Vallerie menyampaikan harapan bagi perempuan Indonesia ke depan. Ia berharap setiap perempuan dapat hidup dengan hak yang layak serta memiliki peluang untuk berkembang. “Saya berharap setiap perempuan di Indonesia bisa berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.
