Wakili Indonesia, Gabriella Patricia Mandolang Siap Berikan Yang Terbaik di Kontes Miss Tourism International 2019
Pemilihan Miss Tourism International 2019 kembali digelar pada tanggal 22 Oktober hingga 10 November 2019 di Malaysia. Kali ini, Yayasan EL JOHN Indonesia bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar), menunjuk Putri Pariwisata Indonesia 2018 Gabriella Patricia Mandolang, sebagai wakil Indonesia di kontes paling bergengsi di dunia itu. Selain sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2018, wanita yang akrab disapa Gabby itu juga menjadi Ketua Ketua Tim Millennial Tourism Kemenpar.
Pada Jumat malam (27/9/2019), Yayasan EL JOHN Indonesia dan Kemenpar menggelar jumpa pers terkait keberangkatan Gabby ke Malaysia, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kemenpar.
Acara ini dihadiri, antara lain Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto dan Event Director Jember Festival Carnaval (JFC) Intan Ayundavira.
Saat jumpa pers, Gabby memperkenalkan busana yang dikenakannya saat kontes nanti, kepada puluhan awak media dan pageants lover. Ada dua busana yang akan dikenakan Gabby, yakni busana Evening Gown karya desainer Tommy Yudhis dan National Costume karya JFC. National Costume yang dipakai Gabby ini, mengusung tema “Watulo : The Incarnation”
Busana National Costume terinspirasi dari Pantai Watu Ulo, lokasinya di Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, yang bentuknya menyerupai badan ular naga. Diceritakan bahwa 3 bagian tubuh tersebut terpisah dalam jarak yang jauh. Bagian kepalanya berada di Banyuwangi dan bagian ekor di Pacitan.
Jember Fashion Carnaval dipercaya menginterpretasikan Watu Ulo dari legenda dan mitos yang tersebar di masyarakat dan merepresentasikan dalam bentuk Karya seni National Costume yang artistik dan imajinatif.
Selain busana, Gabby juga akan membawa video competititon. Video ini dambil di 2 destinasi menarik yaitu Kepulauan Riau (Kepri), Bintan dan Banyuwangi.
Dipilihnya Kepri, karena Kepri menjadi salah satu pintu masuk dari wisatawan mancanegara, dan selain itu, Kemenpar juga membuat Kepri sebagai paket wisata hotdeals guna untuk meningkatkan jumlah wisman.
Sementara untuk Banyuwangi, dipilih karena salah satu Kabupaten di Jawa Timur ini, merupakan kota yang berkembang sangat pesat terutama di bidang pariwisata.
Gabby mengaku siap mengikuti kontes internasional itu. Menurut Gabby, dirinya telah mempersiapkan segalanya yang berkaitan dengan kontes tersebut. Bahkan persiapan, sudah dilakukan dara cantik kelahiran 1995 itu, setelah terpilih sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2018.
“Perisapan aku yang terpenting kesehatan, menjaga kondisi badan, terus diet. Kemudian lainnya aku lebih ke public speaking, terus catwalk, lalu menambah lagi pengetahuan kita tentang pariwisata di Indonesia dan dunia. Untuk publick speakingnya dari Kementerian Pariwisata, pengetahuan pariwisata langsung dari Bapak Menteri Pariwisata Republik Indonesia, “ kata Gabby saat diwawanca tim liputan Travel Club.
Gabby berharap dapat mengulang kesuksesannya seniornya yakni Astari Indah Vernideani yang meraih mahkota Miss Tourism International 2018. Yang terpenting bagi Gabby ada winning mindset dalam setiap menjalani kontes.
“Tapi menurut aku yang terberat diri sendiri, karena tidak bisa mengalahkan emosi diri sendiri kita akan sulit, kita sudah kalah disaat itu. Makanya kita harus punya winning mindset. Ketika sudah punya winning mindset kita sudah bisa mengalahkan diri sendiri, Jadi ketika kita sudah berada di kompetisi, kita bisa menikmati kompetisi itu,” ungkap Gabby.
Sementara itu, dalam kesempatan ini, Menpar Arief Yahya mengajak lapisan masyarakat untuk kompak memberikan dukungan kepada Gabby.
“Dalam pemilihan Pageants ini, ada aturan yang harus diikuti. Umumnya 10 besar itu didapat dari voting. Jadi harus sangat hati-hati. Karena pengalamannya, kita sudah berada di rangking 1, tiba-tiba besok mau diumukan ada satu negara yang nyalip. Jadi harus harus hati-hati. Nanti ranking untuk masuk 10 besar itu dari voting, kita harus kompak bangsa Indonesia, karena dia-dia itu wakil kita membawa nama baik bangsa,” ungkap Menpar.
Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto mengucapkan terima kasih kepada Menpar Arief Yahya dan jajarannya yang telah memberikan dukungan dalam setiap kegiatan yang dijalani Putri-putri Pariwisata Indonesia
“Kita sangat berterima kasih tahun ini, Kementerian Pariwisata memberikan dukungan yang sangat besar, sehingga Gabby disiapkan secara matang. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Jember Festival Carnaval yang memberikan dukungan kepada Putri Pariwisata Indonesia. Kita berharap tentu dengan pakaian yang luar biasa akan menang di National Costume. Selain itu, kita berharap, Gabby dapat mengulang sukses Putri Pariwisata Dunia tahun lalu, akan kembali membawa Indonesia sebagai pemenang Miss Tourism International,” kata Tokoh Pariwisata Nasional ini
Tahun ini, pemilihan Miss Tourism International akan diikuti kurang lebih 60 finalis dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Kontes ini akan dimulai dengan masa karantina pada 22 Oktober 2019. Sedangkan Malam Grand Final akan dilangsungkan pada tanggal 8 November 2019 di Sunway Resort Hotel & Spa, Grand Ballroom Petaling Jaya, Malaysia.
