Eco TourismHeadline NewsTourism

Walikota Tomohon Resmikan Taman Kolaborasi JFE-SAS

Kota Tomohon semakin berbenah serius menciptakan ruang bagi masyarakatnya untuk menikmati taman yang berisi banyak sisipin materi edukasi yang berguna bagi anak-anak usia dini. Taman yang diinginkan tentunya bisa mengakomodir kebutuhan orang tua serta anaknya.

Penciptaan ruangan ini tetap diharapkan sejalan juga dengan branding kota Tomohon sebagai kota Bunga, yang rutin menyelenggarakan festival internasional, seperti misalnya  Tomohon Internasional Flower Festival. Sehingga akhirnya tercipta taman yang nyaman edukatif dan penuh bunga-bunga indah.

Walikota Tomohon, Jimmy F. Eman SE. Ak., meresmikan dan mencanangkan taman kolaborasi JFE-SAS (Jalan lingkungan, Flowers, Edukasi, Smart, Asri dan Sehat) di Kelurahan Lansot, lingkungan VII, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, pada hari Rabu (02/11).

WhatsApp Image 2016-11-03 at 09.25.43
Penandatanganan Prasasti Peresmian Taman Kolaborasi JFE-SAS

Peresmian dan pencananangan ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita serta pelepasan balon udara oleh Walikota didampingi Wakil Walikota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan.

Sebelumnya Kadis Tata Ruang Pertamanan dan Persampahan Kota Tomohon, Drs. O. D. S. Mandagi sebagai pelaksana kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan proyek perubahannya pada Diklat Tingkat II di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makasar.

WhatsApp Image 2016-11-03 at 09.25.51(1)
Salah Satu Sudut Taman Kolaborasi JFE-SAS

Dijelaskannya kolaborasi membangun JFE – SAS adalah kebijakan dalam rangka menjalin keikutsertaan para stakeholder yang didalamnya termasuk pemerintah, masyarakat dan swasta untuk bersama-sama merubah jalan lingkungan (Jalin) menjadi sebuah lokasi yang memiliki taman atau wadah yang ditanami bunga (Flowers), mengandung unsur pengetahuan (Edukasi) dengan informasi mengenai nama-nama bunga sebagai unsur kehidupan sehari hari.

“Sebagai sebuah kota maka unsur Smart yakni dengan menyiapkan fasilitas untuk mengakses informasi menggunakan teknologi, suasana yang Asri (indah dan sedap dipandang mata) dan rasa nyaman, serta menciptakan lingkungan bersih dan Sehat. Untuk media tanaman, memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dapat difungsikan lagi (sampah), dan meskipun jalan lingkungan tersebut telah dibangun atau diubah dengan konsep JFE SAS, tapi fungsi utama sebagai jalan umum tetap ada. Untuk saat ini selain taman lingkungan kelurahan Lansot, sekaligus juga diresmikan jalan lingkungan kelurahan Lahendong, Matani satu, Matani dua, Paslaten satu dan dua, Taratara satu dan tiga, dan kelurahan Kakaskasen satu, dua dan tiga”, jelas Mandagi.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close