Wapres Tegaskan Pemerintah Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi di Kemensos

0
Didominasi-Jemaah-Lansia-1200x480

Wakil Presiden Ma’ruf Amin ikut angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan KPK di kantor Kementerian Sosial (Kemensos). Penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan penyaluran Bantuan Sosial Beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020.

Wapres menegaskan pemerintah mendukung Langkah KPK untuk mengusut tuntas kasus tersebut. “Saya kira tidak akan ada masalah kalau memang ada sesuatu yang dicurigai, sampai ketemu datanya, benar atau tidak benar,” kata Wapres usai memimpin Rapat Pleno Khusus Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Tingkat Menteri membahas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Rabu (24/05/2023).

Menurut Wapres,  pemerintah berkomitmen penuh dalam mengawal pengawasan pemberian layanan kepada masyarakat, khususnya terhadap penyaluran bansos.

“Kita kan pemerintah itu terus memperbaiki sistem secara terus menerus, kemudian melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan bantuan- bantuan itu,” ucap  Wapres.

Lebih lanjut, Wapres meyakini para pemangku kepentingan telah memiliki tanggung jawab, utamanya dalam melakukan pengawasan terhadap penyaluran bansos di masa pandemi Covid-19.

“Kalau terdapat penyimpangan, ada pihak-pihak yang memang punya tugas untuk melakukan pengawasan itu,” ucap Wapres.

Di sisi lain, Wapres mendukung langkah yang diambil KPK atas penyelidikan terhadap dugaan penyelewengan dalam penyaluran bansos.

“Saya kira tidak akan ada masalah kalau memang ada suatu yang dicurigai, sampai ketemu datanya, benar atau tidak benar,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres menuturkan pemerintah telah berupaya untuk memberikan kemudahan pada penyaluran bansos, salah satunya melalui rencana pemberian bansos berbentuk uang agar dapat sekaligus memberdayakan pedagang yang ada di sekitar masyarakat.

“Ada keinginan memang kemarin kan supaya lebih mudah itu diberi uang kan supaya tidak ribet, sehingga kalau diberi uang, itu kan bisa beli di sekitarnya apa saja dan juga dapat memberdayakan pedagang- pedagang, ya itu idenya kemarin,” jelasnya.

“Lebih mudah, kemudian lebih bisa memberdayakan pedagang di sekitar dia tinggal,” tutup Wapres. (Sumber BPMI Setwapres)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *