Wujud Toleransi, Putra Putri Binaan Yayasan El John Indonesia Rayakan Cap Go Meh 2026

0
WhatsApp Image 2026-03-04 at 14.22.35

El John News, Jakarta – Putra Putri binaan Yayasan El John Indonesia turut ambil bagian dalam Perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang digelar di Klenteng Hok Tek Bio pada 3 Maret 2026. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata komitmen generasi muda pageantry dalam merawat keberagaman dan memperkuat nilai toleransi antarumat beragama. Momentum budaya ini berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat Kabupaten Ciamis yang begitu antusias.

Dua representatif muda, Reisya Famellia Putri Rediana dan Rafhael Maulana Setiawan, berkesempatan langsung memeriahkan rangkaian acara Cap Go Meh di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sejak sore hari, keduanya ngabuburit sambil menyaksikan atraksi barongsai serta penampilan Liong Koi Suci Semarang yang memukau pengunjung. Dentuman tambur dan gerak dinamis para pemain menciptakan atmosfer perayaan yang hangat dan penuh energi.

Menjelang waktu berbuka puasa, Reisya dan Rafhael menunggu di dalam area klenteng bersama masyarakat lainnya. Pengalaman berbuka puasa di klenteng menjadi momen pertama yang sangat berkesan bagi keduanya. Mereka merasakan toleransi yang begitu kuat ketika panitia menyajikan makanan dan takjil tidak hanya untuk umat Tionghoa, tetapi juga bagi mereka sebagai umat Islam. Suasana kebersamaan tersebut memperlihatkan harmoni yang terjalin secara alami.

Setelah menunaikan salat tarawih, rangkaian acara kembali berlanjut dengan atraksi barongsai dan liong serta prosesi gotong Toa Pe Kong mengelilingi kompleks klenteng. Reisya dan Rafhael ikut berkeliling sebanyak tiga kali sambil membagikan angpao kepada masyarakat. Walaupun lelah dan pegal, semangat mereka tidak surut berkat antusiasme warga yang memadati area perayaan. Cap Go Meh tahun ini di Kabupaten Ciamis pun terasa lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya.

Partisipasi Putra Putri binaan Yayasan El John Indonesia dalam perayaan ini menjadi refleksi peran duta muda sebagai jembatan harmoni sosial. Tidak sekadar hadir sebagai tamu, mereka membaur dan terlibat aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Nilai inklusivitas dan gotong royong yang tercermin sepanjang acara menjadi pesan kuat yang relevan bagi generasi masa kini. Pageantry pun kembali menunjukkan kontribusinya dalam membangun persatuan melalui panggung budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *