1.187 Wisatawan Mancanegara Kunjungi Sulsel pada Oktober 2018
Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan menyatakan sepanjang Oktober 2018 wisatawan mancanegara (Wisman) yang melakukan kunjungan ke Sulsel hanya mencapai angka 1.187. Jumlah itu menurun 7,34 persen dibandingkan kunjungan wisatawan pada September 2018 lalu yang tercatat sebanyak 1.281.
Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengungkapkan, menurunnya kunjungan wisman tersebut tentunya berdampak pula pada turunnya pendapatan lain.
“Sementara, jika dibandingkan dengan Oktober tahun sebelumnya, maka terjadi penurunan lebih jauh,” kata Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah dalam keterangan resminya.
BPS belum mengetahui secara pasti penyebab menurunnya angka kunjungan wisman sejak Oktober lalu di Sulsel. Namun ia menjelaskan, faktor pendukung utama kunjungan wisman di Sulsel menurun, diindikasikan karena persoalan sarana transportasi.
Pada periode Oktober 2018, wisman yang masuk ke Sulsel melalui pintu Bandara Sultan Hasanuddin Makassar didominasi wisman warga asal lima negara. “Jumlah terbanyak adalah Malaysia, diikuti Prancis, Singapura, Jerman, dan Amerika Serikat,” terangnya.
Jumlah wisman dari lima negara tersebut lannjutnya, berjumlah 971 kunjungan atau sekitar 81,80 persen dari total wisman yang masuk melalui pintu masuk Makassar. Peta dominasi tidak banyak berubah dibandingkan dua bulan sebelumnya.
Malaysia, sebagai negara asal turis terbanyak di Sulsel, diwakili 737 kunjungan selama Oktober. Meski dominan, namun jumlah itu menurutnya masih terbilang sedikit menurun dibandingkan 757 kunjungan pada bulan sebelumnya.
“Menurun 18 persen dibandingkan September 2018, atau turun 5 persen dari kunjungan pada Oktober di tahun sebelumnya,” tutur Yos.
Pada sisi lain pariwisata Sulsel, BPS mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Sulsel meningkat. Hunian mencapai rata-rata 52,68 persen pada Oktober, atau naik 2,59 poin dibandingkan bulan September.
Tingkat hunian tertinggi dialami hotel dengan klasifikasi bintang lima, yakni sebesar 69,51 persen. “Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu domestik padaOktober 2018, masing-masing 2,34 hari dan 1,50 hari,” tegasnya.
