Tour de Flores 2017 Siap Digelar 14-20 Juli 2017
Event Sport Tourism berskala internasional Tour de Flores (TdF) 2017 akan di-launching oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementrian Pariwisata, Jakarta, Rabu 5 Juli 2017 jam 10.00-12.00 WIB.
Kejuaraan balap sepeda ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) ini akan digelar 14-20 Juli mendatang.
“Launching ini sebagai bukti bahwa TdF 2017 siap digelar, sudah ada 20 tim Pebalap yang akan ikut serta. Dengan satu tim terdiri dari delapan pebalap, maka saat ini sudah ada 150 pebalap yang akan ikut serta,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, Jumat (30/6).
Dalam acara Launching nanti, Marius akan memaparkan berbagai persiapan tekhnis lomba, seperti jadwal kedatangan peserta dan juga jumlah etape yang akan dilalui para pebalap TdF 2017 ini. Maius menjelaskan, para peserta akan mulai berdatangan di Pulau Flores pada 12 Juli untuk melakukan persiapan balapan sepeda yang etape pertamanya dimulai dari Larantuka ibu kota Kabupaten Flores Timur.
Tour de Flores tahun ini akan dilangsungkan dalam enam etape. Total jarak yang ditempuh berubah, tahun lalu jarak yang ditempuh sepanjang 661,5 kilometer, untuk gelaran tahun ini ditambah menjadi menjadi 808 km. Penambahan jarak tersebut berada pada jalur Aigela dan Mbay di Kabupaten Nagekeo, Borong di Kabupaten Manggarai Timur, dan Ruteng di Kabupaten Manggarai.
“Di beberapa rute ada perubahan jalur. Semula kan jalurnya hanya lurus, tapi sekarang memutar, khususnya di Kabupaten Nagekeo, Manggarai Timur, dan Manggarai,” ujarnya.
Marius menambahkan, pada 15 Juli para peserta sudah tiba di Maumere ibu kota Kabupaten Sikka, 16 Juli tiba di Ende, 17 Juli di Mbay, 18 Juli Borong, 19 Juli di Ruteng, hingga finnish 20 Juli di Labuan Bajo, Manggarai Barat.
