EconomicHeadline NewsTransportation

29 September 2018, Tarif JORR Naik Jadi Rp15.000

Bagi anda yang sering melintasi tol lingkar luar Jakarta atau yang dikenal Jakarta Outer Ring Road (JORR)  bersiap-siap untuk membayar lebih tinggi. Pasalnya, pada 29 September 2018 mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menaikan tarif JORR pada tanggal 29 September 2018, tepat pukul 00.00 WIB.

Kenaikan ini, sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 710/KPTS/M/2018 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri PUPR No. 382/KPTS/M/2018.

Keputusan itu tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor, Tarif, dan Sistem Pengumpulan Tol Secara Integrasi pada Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami), Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (Cikunir-Cakung), Seksi E3 (Cakung-Rorotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Pondok Aren – Ulujami.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja, mengatakan kebijakan ini untuk mendorong terwujudnya sistem transportasi nasional yang efektif dan efisien untuk memperlancar mobilitas manusia, barang dan jasa. Hal ini juga untuk mendukung sistem logistik nasional, peningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol dan persiapan menuju transaksi tol menerus atau “multi lane free flow” (MLFF) pada 2019.

Sebelum diberlakukan, kata Endra, pemerintah meminta empat badan usaha jalan tol (BUJT) di ruas JORR yakni PT. Jasa Marga, PT. Jakarta Lingkarbarat Satu, PT. Marga Lingkar Jakarta dan PT. Hutama Karya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Konsekuensi dari kebijakan ini adalah sistem transaksi menjadi terbuka atau pengguna tol hanya melakukan satu kali transaksi pada gerbang tol masuk (on-ramp payment),” katanya dalam keterangan resmi, Selasa, 25 September 2018.

Tarif JORR akan dinaikan sebesar Rp15.000 bagi kendaraan golongan satu. Sementara, kendaraan golongan 2 dan 3 dikenakan tarif sama yakni Rp22.500, serta golongan 4 dan 5 juga membayar besaran tarif yang sama yakni Rp30.000.

Saat ini untuk kendaraan dari Simpang Susun Penjaringan yang menuju Tol Akses Pelabuhan Tanjung Priok, golongan I membayar sebesar Rp 34.000 sedangkan kendaraan golongan V sebesar Rp 94.500.

Artinya, setelah integrasi terdapat penurunan tarif tol yaitu tarif golongan I turun sebesar Rp19.000, sedangkan golongan V turun sebesar Rp64.500. Namun untuk pengguna ruas tol Ulujami-Pondok Aren dari Bintaro Viaduct menuju Pondok Aren tetap membayar sebesar Rp 3.000 untuk golongan I.

Sedangkan kendaraan arah sebaliknya dari Pondok Aren menuju Ulujami dan JORR akan membayar tarif Rp15.000, dari sebelumnya sebesar Rp12.500. Integrasi transaksi tol sebelumnya juga telah dilakukan pada empat ruas tol yakni Jakarta-Palimanan-Brebes Timur (2016), Jakarta-Tangerang-Merak (2017), Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dan Tol Semarang seksi ABC (2018).

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close