6.438 Ton Beras Disalurkan, Pemerintah Percepat Tanggap Darurat di Sumut

0
a465f0bf-0544-4e5e-bf8d-809b37aec99f (1)

Pemerintah pusat dan daerah memperkuat langkah tanggap darurat untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Polbangtan pada Minggu (7/12/2025), Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Pemprov Sumut, serta pemerintah kabupaten/kota menyatukan strategi untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terarah, dan terpadu.

Salah satu fokus utama rapat adalah pendataan kerusakan sektor pertanian secara menyeluruh, sesuai instruksi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pendataan tersebut mencakup kerusakan lahan, benih, hingga alat dan mesin pertanian (Alsintan). Data ini akan digunakan sebagai pijakan dalam penyusunan langkah pemulihan jangka menengah setelah fase darurat berlalu.

Selain itu, percepatan distribusi bantuan pangan juga menjadi perhatian penting. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota memastikan seluruh bantuan yang dikirim melalui Bapanas dan Perum Bulog dapat segera menjangkau lokasi pengungsian serta daerah yang aksesnya terputus akibat kerusakan infrastruktur.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan bantuan sesuai kebutuhan daerah.

“Kami telah menyetujui total permintaan bantuan beras dari provinsi dan kabupaten/kota di Sumatera Utara sebanyak 6.438 ton. Kami berharap pemerintah daerah dan BPBD segera mempercepat penyaluran bersama Bulog agar bantuan cepat sampai ke tangan masyarakat,” ujarnya.

Rakor juga menyepakati mekanisme pengiriman tambahan bantuan logistik berupa donasi pangan hasil penggalangan Kementerian Pertanian dan Bapanas. Bantuan tersebut akan diangkut KRI Radjiman dan diserahkan kepada BPBD Sumut untuk didistribusikan ke wilayah paling terdampak. Kapal TNI AL itu dijadwalkan berangkat dari Teluk Bayur menuju Pelabuhan Belawan pada pekan ini.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat pemerintah pusat yang turut membantu pemulihan daerah.

“Kami berterima kasih kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas atas dukungan yang diberikan, termasuk percepatan perbaikan infrastruktur pertanian. Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk memulihkan kondisi sektor pangan di Sumatera Utara,” ungkapnya.

Rakor ini juga dihadiri perwakilan BPBD, dinas teknis, Bulog, TNI/Polri, BUMN pangan, serta lembaga kemanusiaan. Sinergi berbagai pihak tersebut memperkuat ketahanan pangan warga di lokasi banjir dan longsor, sekaligus mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *