6 Cara Agar Liburan Tak Habiskan Banyak Uang
Liburan seharusnya menjadi ajang menyenangkan sebelum dan setelah liburan berakhir. Jika tidak pintar-pintar mengakali, tagihan hotel, makan di restoran, atau cicilan tiket pesawat yang datang setelah liburan berakhir akan membuat Anda merasa terbebani.
Lantas perencanaan apa yang sebaiknya dilakukan agar liburan tidak meninggalkan banyak utang? Berikut triknya:
- Menabung dari jauh-jauh hari
Katakanlah target Anda adalah menikmati salju musim dingin di akhir tahun. Maka sejak awal tahun Anda harus mulai menabung. Lebih baik menabung Rp 500 ribu sejak bulan Januari daripa menabung Rp 2 juta mulai bulan Juni. Salah satu cara mudah agar Anda disiplin menabung adalah dengan membuat tabungan rencana. Nantinya uang di rekening tabungan akan pindah secara otomatis sejumlah yang Anda inginkan setiap bulan ke rekening tabungan rencana. Uang ini baru boleh diambil saat jatuh tempo.
- Booking lebih awal
Untuk mendapatkan harga terbaik, paling tidak booking tiket pesawat enam bulan sebelumnya. Manfaatkan ajang Travel Fair untuk mendapatkan harga terbaik sepanjang tahun.
- Miliki kartu kredit yang tepat
Dengan memiliki kartu kredit yang tepat, Anda bisa mendapatkan diskon pembelian tiket pesawat, diskon hotel, bebas masuk airport lounge, sampai terbang gratis. Tapi ingat keuntungan ini akan lebih bermanfaat kalau Anda selalu membayar tagihan secara penuh sebelum jatuh tempo.
- Punya prioritas
Supaya liburan tidak makan banya kuang, Anda memang harus sedikit mengorbankan keayamanan. Tidak harus semua kenyamanan dikorbankan, tapi Anda bisa memilih salah satu dengan mengetahui prioritas.
- Cari aktivitas gratis
Mulai dari berjalan-jalan di taman, menikmati pantai yang bukan merupakan destinasi turis, bahkan walking tour sendiri.
- Bersiap untuk keadaan darurat
Sematang apapun rencana Anda, Anda harus tetap mempersiapkan kemungkinan terburuk. Selain menyiapkan dana darurat di luar bujet liburan, Anda juga wajib membeli asuransi perjalanan. Karena ketika terjadi bencana seperti pesawat delay, paspor hilang, bagasi terlambat, sakit di tempat tujuan, asuransi perjalanan akan menanggung biayanya.
