332.184 Orang Gunakan MRT Jakarta Pada Minggu Pertama Operasi

0
46555239555_e78b091d37_o

Sejak beroperasi secara resmi pada Senin, 25 Maret 2019 lalu, tercatat hingga Kamis, 28 Maret 2019 lalu, sebanyak 332.184 orang telah menggunakan MRT Jakarta. Persentase lalu lintas penumpang terbanyak tercatat di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia lalu Stasiun Lebak Bulus.

MRT Jakarta telah melakukan evaluasi selama masa operasi gratis ini, dan menghasilkan sejumlah hal misalnya kampanye jangka pendek terhadap hal-hal seperti membiasakan penumpang untuk tidak duduk di lantai, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak makan serta minum di area berbayar beranda peron (concourse paid area). Meski demikian, dapat terlihat masyarakat pun sudah mulai tertib dan disiplin untuk antre di garis kuning peron sebelum masuk kereta, begitu juga berdiri di sisi kiri eskalator.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, dalam kegiatan rutin bulanan “Forum Jurnalis MRT Jakarta” di salah satu hotel di kawasan Dukuh Atas, Jakarta pusat, pada Jumat (29/3/2019).

Muhammad Effendi pun menjelaskan rencana operasi komersial MRT Jakarta yang akan dimulai per 1 April 2019 mendatang. “Kita akan operasikan tujuh rangkaian kereta dan satu cadangan dengan selang waktu keberangkatan antar-rangkaian kereta 10 menit dan waktu operasi dimulai pada 05.30 WIB hinggga 22.30 WIB. Mulai 1 Mei, kita akan tambah menjadi 14 rangkaian kereta dan waktu operasional dimulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB setiap hari,” ujar ia.

“Pada waktu sibuk, yaitu pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB, selang waktu keberangkatan antar-rangkaian kereta adalah 5 menit, dan di luar waktu sibuk menjadi 10 menit. Di akhir pekan, kita akan operasikan tujuh rangkaian kereta dengan selang waktu keberangkatan antar-rangkaian kereta 10 menit,” lanjutnya.

Muhammad Effendi juga menjelaskan tentang penggunaan tiket kereta. “Tiket yang bisa digunakan adalah single trip ticket atau tiket harian dengan satu tiket pengetapan masuk dan pengetapan keluar, bisa dikembalikan langsung dan mengambil deposit Rp15 ribu atau bisa dipergunakan kembali selama tujuh hari ke depan dengan melakukan top up perjalanan di mesin penjual tiket,” jelas Effendi.

“Tiket berupa kartu uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank juga bisa dipergunakan. Tiket multi trip sedang dalam proses perizinan oleh Bank Indonesia,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *