Gugus Tugas Reforma Agraria Diharapkan Bantu Selesaikan Masalah Pertanahan di Sulsel
Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Sulsel di Hotel Four Points by Sheraton, Kamis (25/4). Di tempat ini, Wagub juga menyampaikan pemaparan materi terkait agraria di Sulsel.
Wagub berharap jajaran Badan Pertanahan Nasional agar bersama-sama menyelesaikan masalah agraria dan tidak berujung konflik.
“Insya Allah dengan adanya program ini tentu kita harapkan bisa terselesaikan dengan baik. Tentu dengan duduk bareng dan kemudian mendudukkan sesuai hukum atas kepemilikan dan bagaimana masyarakat juga punya hak-hak yang bisa diberikan lebih banyak,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Program ini juga diharapkan pro pada rakyat. Wagub mendorong agar tanah terlantar dan tidak terurus bisa diselesaikan termasuk permasalahannya. Pemda Kabupaten/Kota dan Pemprov pun diharapkan dapat bersinergi maksimal agar ke depannya tidak ditemui masalah lagi utamanya terkait aspek legal.
Pemprov Sulsel sendiri saat ini sedang melakukan pendataan aset dan identifikasi. Setelah identifikasi dibuatkan data base untuk dikaji.
“Yang mana bisa kita selesaikan, jadi potensi PAD dulu itu, kita selesaikan, setelah PAD masuk, baru kita cari yang lain. Bagaimana kita bersihkan yang menjadi klaim dan hak-hak kita. Itu yang mau kita buat, buatkan garis yang jelas,” ujarnya.
Sementara itu untuk Stadion Mattoanging, dijelaskan saat ini masih dalam proses penyelesaian. Terkait hal ini, Gubernur Sulsel sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga YOSS.
Hadir juga pada kegiatan ini, Ketua Harian Pelaksana Gugus Tugas Reforma Agraria Agraria Sulsel, Dadang Suhendi dan Direktur Jendral Penataan Agraria Kementerian Agraria dan Tata Ruang Muhammad Iksan.