Dukung Pariwisata, Pemerintah Tingkatkan Bandara di Belitung

0
bandara

Dalam upaya untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata di Indonesia, kali ini pemerintah akan meningkatkan aksesibilitas terhadap bandar udara atau bandara yang ada di Belitung, provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pemerintah akan merubah dan mengembangkan status dari bandara H.A.S Hanandjoedding menjadi bandara internasional. Lewat Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuat langkah terobosan untuk percepatan pariwisata Belitung.

“Sebelum akhir Desember 2016, kami naikkan status bandara Hanandjoeddin Belitung menjadi bandara internasional. Terminal yang ada disekat menjadi terminal domestik dan internasional. Termasuk berkoordinasi untuk membuat CIQP –Costume, Immigration, Quarantine, Port di sana,” ujar Budi Karya Sumadi

Budi memprediksi bahwa peningkatan penumpang akan terjadi di tahun – tahun mendatang dari yang saat ini telah dilalui oleh 2000 penumpang.

Adapun untuk pengembangannya, di tahun ini akan memperpanjang landas pacu hingga 2.500 meter, sehingga bisa didarati Boeing 737-800 yang kapasitas angkutnya lebih besar. Selain soal landasan pacu, perihal terminal bandara pun menjadi perhatian, bandara Hanandjoeddin akan n di renovasi dan ditingkatkan menjadi kapasitas 20 ribu orang.

Seperti yang telah diketahui bahwa Tanjung Kelayang di Belitung menjadi salah satu dari 10 destinasi unggulan Indonesia. Tanjung Kelayang memiliki keindahan panorama alam yang cantik dengan perpaduan pasir putih dan laut biru yang mempesona.

Untuk mempermudah wisatawan berkunjung, juga akan dipermudah aksesnya dengan menyediakan bus Damri dari bandara menuju lokasi wisata.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya pun ikut gembira menyambut langkah yang sejalan dengan Menteri Perhubungan. Menurut Menpar Arief hal ini akan membantu pengembangan pariwisata di negeri Laskar Pelangi tersebut.

“Keren. Beliau memikirkan hal-hal detail dan status Bandara Internasional Belitong ini adalah kunci atau critical success factor dalam percepatan pengembangan Pariwisata di sini.” ungkap Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *