KAI Layani 369 Ribu Penumpang pada Awal Long Weekend Iduladha
Sejumlah penumpang sedang masuk ke peron stansiun Gambir (Foto: Humas KAI)
El John News, Jakarta-Momentum libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang berdekatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila mendorong tingginya mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Di tengah padatnya arus perjalanan selama long weekend, kereta api kembali menjadi moda transportasi favorit masyarakat untuk bepergian antarkota.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api untuk periode keberangkatan 26 Mei hingga 1 Juni 2026 telah menembus angka 1.008.122 tiket hingga Kamis, 28 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Jumlah tersebut diperkirakan masih terus bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.
Selama dua hari awal periode keberangkatan, yakni 26–27 Mei 2026, KAI telah melayani sebanyak 369.457 pelanggan. Tingginya angka perjalanan menunjukkan antusiasme masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk mudik, berwisata, maupun sekadar menikmati perjalanan singkat ke berbagai kota tujuan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan kereta api kini semakin diminati masyarakat karena menawarkan perjalanan yang lebih praktis, nyaman, dan tepat waktu.
“Long weekend kali ini menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarkota. Selain lebih praktis dan nyaman, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih santai sehingga pelanggan dapat menikmati momen liburan dengan lebih menyenangkan,”
KAI mencatat sejumlah kota tujuan favorit pelanggan selama periode long weekend ini, di antaranya Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, hingga Surabaya. Kota-kota tersebut dinilai memiliki daya tarik wisata, kuliner, budaya, serta akses transportasi yang mudah dijangkau langsung dari stasiun kereta api.
Tingginya mobilitas masyarakat juga tercermin dari data okupansi harian pelanggan yang relatif stabil sepanjang periode libur. Pada 26 Mei 2026, jumlah pelanggan mencapai 214.349 orang dan menjadi puncak keberangkatan tertinggi. Sementara pada hari-hari berikutnya, jumlah pelanggan tetap berada di atas 100 ribu orang per hari hingga awal Juni.
Kondisi tersebut menunjukkan perubahan pola perjalanan masyarakat yang kini cenderung memanfaatkan long weekend untuk perjalanan lebih fleksibel, baik untuk mudik, berwisata, maupun short escape ke berbagai kota tujuan.
Stasiun Pasarsenen dan Gambir menjadi dua stasiun dengan volume pelanggan tertinggi selama periode libur panjang. Stasiun Pasarsenen tercatat melayani 76.356 pelanggan, sementara Stasiun Gambir mencapai 63.757 pelanggan. Selain itu, tingginya volume penumpang juga terlihat di Stasiun Yogyakarta, Semarang Tawang Bank Jateng, Bandung, hingga Surabaya Gubeng.
Dominasi sejumlah stasiun besar tersebut memperlihatkan kuatnya konektivitas perjalanan berbasis kereta api di Pulau Jawa, sekaligus menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk mengunjungi kota-kota wisata budaya, kuliner, heritage, dan kawasan urban selama libur panjang.
Untuk mendukung kelancaran layanan di tengah tingginya arus penumpang, KAI terus memperkuat transformasi digital, salah satunya melalui optimalisasi fitur Face Recognition di boarding gate stasiun. Pada periode Januari hingga April 2026, sebanyak 3.129.387 pelanggan telah memanfaatkan layanan tersebut untuk mempercepat proses boarding dan mengurangi antrean di stasiun.
“Transformasi digital akan terus kami kembangkan untuk menghadirkan perjalanan yang semakin aman, nyaman, efisien, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini,” tutup Anne.
