Masih Rawan, PSBB Proporsional di Bodebek Diperpanjang Selama 14 Hari

0
3539925251

Tepat hari ini, Jumat (3/7/2020), Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di wilayah Bodebek (Bogor Depok Bekasi) di mulai hingga 17 Juli 2020 atau selama 14 hari kedepan. Keputusan Perpanjangan ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil, di Gedung Negara Pakuan, Rabu (1/7/2020).

Ridwan Kamil yang juga Gubernur Jawa Barat ini, mengatakan perpanjangan PSBB proposional dilakukan setelah melewati evaluasi ketat. Dalam evaluasi itu, Gugus Tugas berpedoman pada catatan epidermologi  di tiga wilayah, Bogor, Depok dan Bekasi.

Dalam catatan epidermologinya, ke tiga wilayah itu masih adalam zona kuning atau level III. Dengan status itu, masyarakat masih etap waspada dalam setiap menjalankan aktivitasnya.

“PSBB Porposional Bodebek di perpanjang sampai 14 hari,” karena dari catatan epidermologinya, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi masih dalam Zona Kuning,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menyatakan, sampai saat ini pihaknya masih belum mempunyai keyakinan untuk melakukan relaksasi di wilayah tersebut mengingat epidermologi dengan Jakarta masih fluktuatif dan belum bisa terprediksi serta terkendali dengan baik.

“Kemudian evaluasi  Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi berada di bawah satu, akan tetapi Depok yang agak rawan, karena angka reproduksinya berada di atas 1,” ucapnya.

Ridwan Kamil mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat  akan memfokuskan pada wilayah Bodebek untuk menurunkan angka reproduksi Covid-19.

“Kita akan fokus untuk penanganan Covid-19 di wilayah Bodebek karena angka reproduksinya masih satu,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *