Richard Louhenapessy Gunakan Metode Pendekatan Kebersamaan Untuk Benahi Kota Ambon
Richard Louhenapessy kembali dipercayakan oleh masyarakat untuk memimpin kota Ambon selama lima tahun kedepan (2017-2022). Periode tersebut merupakan periode kedua yang dijalankan mantan Ketua DPRD Provinsi Maluku ini , sebagai Walikota Ambon.
Dipilihannya kembali Richard Louhenapessy sebagai Walikota Ambon sudah pasti karena kinerjanya dalam membenahi Kota Musik ini. Sang Walikota pun membeberkan kiat-kiat dalam menahkodai Ambon kepada tim liputan EL JOHN News, di Kantor Walikota Ambon, pada Senin (4/1/2021).
Walikota Richard mengatakan ada metode yang digunakan untuk membawa Kota Ambon jauh lebih baik. Metode itu yakni metode pendekatan kebersamaan yang terbukti mampu dirasakan masyarakat Ambon selama kepemimpinannya.
“Dari pengalaman memimpin kota ini, terutama lima tahun pertama saya banyak sekali mendapat pengalaman sehingga itu membekali saya untuk lima tahun kedepan. Dari pengalaman lima tahun pertama ini lalu saya melihat bahwa kota ini harus dibangun dengan paling tidak sebuah pendekatan kebersamaan,” kata Walikota Richard.
Ada tiga konsep yang ditelurkannya melalui pendekatan kebersamaan ini. Ketiga konsep itu yakni Ambon harus menjadi kota yang harmonis, religius dan sejahtera. Untuk konsep Ambon sebagai kota harmonis, Walikota Richard mengatakan harmonis merupakan harga mati bagi Ambon, karena peristiwa memilukan di Ambon pada 10 tahun lalu tidak boleh terulang.Karena itu, harmonisasi di Ambon harus diperkuat agar tercipta kerukunan di antara sesama.
“Untuk membangun ini kota tidak ada pilihan lain selain harus ada harmonisasi sosial dan itu dan itu sesuai dengan prinsip-prinsip pela gandong bahwa orang Ambon semua bersaudara,” ujar Ketua DPRD Provinsi Maluku periode 2004—2009 ini.
Walikota Richard mengatakan, agar harmonisasi dapat terwujud, harus dikuatkan nilai-nilai spiritual. Hal ini penting, karena dengan nilai-nilai keagamaan, sikap kebersamaan dan saling tolong menolong dapat terwujud. Jika Harmonisasi dan nilai spiritual telah diperkuat maka kesejahteraan pun akan terwujud. Tiga konsep ini menjadi prioritas ini, memiliki keterkaitan satu sama lain, karena itu Pemerintah Kota Ambon selalu menjaga agar ketiga hal ini tidak ternodai.
Untuk mewujud ketiga konsep tersebut, Walikota Richard mengeluarkan tujuh kebijakan yang esensial untuk dijalankan. “Yang pertama Ambon harus menjadi Ambon yang bersih. Kemudian Ambon yang terang, kemudian Ambon yang sehat, kemudian Ambon yang berbudaya, kemudian Ambon yang tertib, kemudian Ambon yang sejahtera. Dari tujuh program utama ini lalu kita mulai mengarahkan perencanaan kota itu untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan,” terang Walikota Richard
