Riset Michael Page Indonesia : Tahun 2017, Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Sangat Diminati di Dalam Negeri

0
PAGE

Permintaan atas tenaga kerja Indonesia yang berpengalaman bekerja di luar negeri akan terus meningkat di tahun 2017 ini. Menurut survei dari Asia Salary employment Outlook 2017 yang ditulis oleh pakar perekrutan global, Michael Page.

Tren yang serupa sudah dimulai sejak 2016 lalu tetapi dalam jumlah yang relatif tidak lebih besar, dimana lebih dari setengah (58%) perusahaan Indonesia mempekerjakan minimal 1 pekerja Indonesia yang kembali dari luar negeri.

Tren ini sebenarnya bisa sangat membantu, dalam mengurangi tantangan menarik karyawan berbakat (talent) di pool talent yang jumlahnya pun masih sangat terbatas di Indonesia. Karena biasanya perusahaan-perusahaan ini selalu bersaing mendapatkan tenaga kerja profesional yang kompeten.

Dan diyakini pekerja Indonesia yang kembali dari luar negeri dapat memenuhi kebutuhan yang penting di bursa kerja. Mereka jelas menguasai 2 bahasa, memahami budaya lokal dan berpengalaman dengan tempat kerja berkelas dunia.

Olly Riches, Direktur Utama Michael Page Indonesia yang ditemui Eljohnnews.com, mengatakan bahwa tren ini muncul pada saat berbagai perusahaan lokal melakukan diversifikasi dan perluasan bersama perusahaan multinasional untuk mempertahankan eksistensinya pada 1 wilayah tertentu.

“Perekrutan tenaga kerja sedang mengalami peningkatan karena masuknya perusahaan-perusahaan multinasional ke Indonesia. Perusahaan ini ingin mendirikan operasi bisnis atau ingvestasi dalam Dollar. Bagi banyak perusahaan, punya eksistensi di Indonesia bukan lagi sekedar menarik, tetapi sudah merupakan keharusan. Dan yang lebih menggembirakan, survei tahunan kami juga menemukan fakta bahwa 53% perusahaan di Indonesia berencana meningkatkan jumlah karyawantahun ini, persentase ini lebih tinggi daripada rata-rata di wilayah Asia yang mencapai 44%,” jelasnya.

Industri yang tumbuh pesat juga menghasilkan permintaan yang tinggi terhadap calon karyawan yang kompeten. Sektor real estate Indonesia diproyeksikan akan berkembang pesat sebagiannya karena ada peningkatan investasi properti dari firma Tiongkok Daratan.

Sektor e-commerce dan digital merupakan wilayah menjanjikan lain yang mengalami pertumbuhan positif karena keberlanjutan investasi dari pemain utama, serta aliran modal usaha yang stabil ke sektor start-up populer. Selain itu, survei mengungkapkan bahwa perusahaan di Indonesia menilai kenaikan gaji (72%), kemajuan karir (65%) serta fleksibilitas tempat kerja dan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi (36%) sebagai 3 faktor terpenting dalam menarik serta mempertahankan pekerja Indonesia yang bebakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *