Sinergi Diplomat dan Pelaku Usaha Dapat Perkuat Diplomasi Ekonomi

0
Jokowi-dan-xi-jinping

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu)  RI 2014-2019 Dr. H.A.M. Fachir mengatakan bahwa saat ini negara-negara cenderung bersikap inward looking karena berbagai tantangan yang dihadapi pada pandemi saat ini. Hal tersebut disampaikan Fachir saat membuka diskusi panel 2 Forum “JCG C.A.L.M yang disiarkan langsung oleh EL JOHN TV, Selasa (2/2/2021).

“Hingga saat ini, diplomasi ekonomi Indonesia lebih cenderung fokus untuk agar kesepakatan yang dibuat dapat dijalankan. Dalam diplomasi ekonomi, pemerintah hanya sebagai fasilitator dalam diplomasi ekonomi, sedangkan aktornya adalah pelaku usaha,” katanya.

Dalam diskusi ini diisi oleh pembicara antara lain Duta Besar RI untuk Tiongkok merangkap Mongolia Drs. Djauhari Oratmangun. Djauhari sepakat apa yang disampaikan Wamenlu Fachir yakni bahwa pemerintah hanya membuka jalan untuk mendukung pelaku usaha melakukan penetrasi ke luar negeri.

Tentunya saya sepakat dengan pak Fachir tadi kami itu bertugas sebagai fasilitator jadi membuka akses, melicinkan jalan dan lain-lain kalau  itu semua sudah terbuka tentunya harus dimanfaatkan pelaku-pelaku ekonomi,” ujar Djauhari.

Menurut  Djauhari, kolaborasi pemerintah dengan pelaku usaha terbukti memiliki keuntungan buat Indonesia, apalagi keuntungan itu diraih di saat pandemi Covid-19, salah satunya dari sektor perdagangan.

“Total perdagangan kedua negara, kebetulan kita baru dapat datanya tahun 2020 itu 78,37 miliar US Dollar, naik 10,13 persen ekspor kita. Impor menurun tajam dengan demikian devisit perdagangan menurut nyaris 70 persen.selama 2020 pada saat adanya pandemi,” ungkapnya.

Namun menurut Djauhari, saat ini diplomasi yang dilakukan pemerintah kepada Tiongkok, lebih fokus melakukan pada kerjasama vaksin Covid-19.

Dari diskusi ini disimpulkan bawa perlu ada sinergi yang kuat antara diplomat selaku fasilitator dan pelaku usaha selaku aktor agar diplomasi ekonomi bisa berjalan lancar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *