Dedy Rochimat Dorong PSMTI Daerah Galakan Program Ketahanan Pangan
Wakil Ketua Umum Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif PSMTI Dedy Rochimat mengajak anggota PSMTI di seluruh Indonesia untuk menggalakan program ketahanan pangan . Kegiatan itu, merupakan salah bentuk dukungan kepada Pemerintah yang kini sedang memfokuskan program ketahanan pangan secara nasional.
Hal tersebut disampaikan Founder dan CEO Vivire Group ini saat acara peluncuran Program PSMTI Ketahanan Pangan dengan Hidroponik dan Ikan Lele (Hidrokole) pada Sabtu Pagi (6/2/2021) di PT Gema Grahasarana, Tbk (PT. GGS) Kp. Teureup Sukaharja, Kec. Sindang Jaya, Tangerang, Banten. Acara peluncuran ini dilangsungkan secara luring dan daring.
Dedy menjelaskan kegiatan bercocok tanam yang menjadi bagian dalam program ketahana pangan, dapat dilakukan dimana saja dan bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan yang mudah didapat.
“Ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan rumah, keluarga, komunitas dan kelompok yang lebih besar. Kesadaran mau menanam dari skala yang paling kecil dengan memanfaatkan pekarangan rumah, tembok rumah, kaleng bekas, botol plastik, barang-barang yang sudah tidak terpakai merupakan hal awal yang baik untuk kesadaran dan kecintaan terhadap pangan yang sehat dan terjangkau,” kata Dedy.
Menurut Dedy, program ketahanan pangan dapat dikerjasamakan oleh Pemerintah Daerah, dari berbagai hal, seperti memanfaatkan lahan tidur.
“Kita juga bisa bekerjasama dengan Pemda, karena Pemda juga banyak sekali lahan tidur, kalau ada yang mengelola mungkin PSMTI dari Tangerang Banten juga bisa. Saya kira Banten sudah melakukan ini dengan ketuanya yaitu Pak Edi Lim dan kami disini kebetulan tanahnya belum dipakai jadi kami pakai untuk melakukan ini dulu. Jadi saya kira kalau semua bergerak, saya yakin kita bisa membantu orang banyak,” ujar Dedy.
Lebih lanjut, Dedy mengungkapkan, Program Ketahanan Pangan Dengan Hidrokole tidak akan sukses jika tidak ada kolaborasi dengan departemen yang ada di PSMTI maupun kepengurusan PSMTI di daerah. Untuk kolaborasi dengan lintas departemen, Dedy telah menggandeng Departemen Departemen.Sosial, Informatika Teknologi dan Pemuda.
Untuk Kepengurusan PSMTI di daerah, Dedy berhadap juga dapat berkolaborasi, pasalnya program ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
saya memohon dukungan dari seluruh ketua Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan untuk mensukseskan program ketahanan pangan ini. Tinggal benar-benar nanti membawa manfaat bagi kita semua, kami segera melakukan kunjungan ke Provinsi.
Menurut Dedy, Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif siap membantu PSMTI di daerah untuk mewujudkan program ketahan pangan ini.
kami siap mengunjungi untuk survey dan kami membentuk tim pelatihan training for preneur, saya kira nanti semua akan independen setelah kita saling melatih dan saling bekerjasama. Kami memang bekerjasama dengan siapa saja yang mau membantu kami, karena ini tujuannya adalah tujuan yang baik untuk NKRI tercinta ini,” tutup Dedy.

Seperti diketahui Program Ketahanan Pangan Dengan Hidrokole ini merupakan inisiasi Dedy Rochimat dan yang direkomendasi di dalam Rakernas PSMTI ke-18 pada 9 Oktober 2020 lalu. Rekomendasi Dedy itu pun disepakati dalam Rakernas untuk dilaksanakan oleh pengurus PSMTI Pusat.
Program ini diluncurkan oleh Ketua Umum PSMTI David Herman Jaya secara daring, melalui pemukulan gong yang dilakukan oleh Dedy Rochimat mewakili Ketua Umum dan dilanjutkan dengan membuka panen tanaman hidroponik dan ikan lele.


