Resmi Beroperasi, Citilink Menjadi Pesawat Pertama Mendarat di Bandara JBS, Purbalingga

0
pendaratan-pertama-Bandara-Jenderal-Besar-Soedirman7

Maskapai penerbangan Citilink ATR  yang terbang dari Bandara Juanda Surabaya mendarat mulus di Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga pada Kamis pagi, (3/5/2021). Kedatangan maskapai pertama tersebut, menandakan telah dibukanya bandara JBS untuk maskapai komersial, setelah diresmikan pada 1 Juni 2021.

Kedatangan pesawat ini, disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, didampingi Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, dan jajaran pejabat penting lainnya Sang pilot dan salah satu penumpang, mendapat kehormatan berupa pengalungan bunga oleh Gubernur  Ganjar dan Bupati Tiwi.

Wajah penumpang dari pesawat tak dapat menyembunyikan rasa senangnya, karena mulai hari ini Purbalingga dapat ditempuh oleh pesawat terbang. Seperti yang dilontarkan  Aditya. Ia mengatakan biasanya pulang dari Surabaya ke Purbanglingga harus menggunakan bus atau kereta api yang jarak tempuhnya mencapai 9 hingga 10 jam. Namun Aditya yang kerja di Surabaya ini, akan menggunakan pesawat untuk pulang ke kampung halamannya.

“Tapi sekarang cepat, tadi saja cuma satu jam lebih sedikit. Jadi membantu sekali, lebih cepat. Jadi, saya kali ini mengajak anak saya ini, baru pulang kampung pertama kali buat anak saya, karena naik pesawat, jadi lebih nyaman saya mengajaknya,” ucapnya.

Begitupun sebaliknya bagi penumpang  yang ingin  pergi ke daerah lain, yang tak sabar merasakan naik pesawat dari Purbangglina menuju tempat yang dituju, seperti yang dialami Linto (41).

 “Saya mau ke Jakarta, ini baru pertama naik pesawat dari Purbalingga ke Jakarta. Biasanya naik kereta, travel atau bus. Susah sekali, lama waktunya,” ucapnya.

Gubernur Ganjar Pranowo menyambut baik telah beroperasinya Bandara JBS Purbalingga. Impian Purbanglinnga memiliki bandara komersial itu akhirnya datang juga meski harus melewati perjalanan yang cukup panjang.

 “Saya senang sekali, hari ini pesawat Citilink berhasil mendarat dari Surabaya. Membawa 34 penumpang dan ini pendaratan pertama komersial di Bandara Jenderal Soedirman ini. Ini mimpi besar sejak puluhan tahun dan hari ini terlaksana. The dream come true,” kata Ganjar.

Ganjar ingat betul bagaimana panjangnya proses menjadikan Bandara Jenderal Besar Soedirman seperti saat ini. Pembahasan bandara itu sudah dilakukannya sejak ia masih menjadi anggota DPR RI.

“Sejak saya jadi DPR, sejak Pak Triyono masih jadi bupati. Alhamdulillah sejarah panjang itu hari ini terwujud dan sudah ada pesawat yang mendarat,” terangnya.

Ganjar berharap, dengan adanya bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, tak hanya masyarakat yang terbantu karena akses perjalanan semakin mudah. Ganjar berharap, bandara baru itu bisa menjadi awal yang baik untuk peningkatan ekonomi di wilayah Jateng bagian tengah.

  “Mudah-mudahan ini awal yang baik untuk peningkatan ekonomi di wilayah ini. Tak hanya Purbalingga, tapi juga daerah sekitarnya seperti Banjarnegara, Banyumas, Pemalang, Cilacap, Kebumen dan lainnya,” pungkasnya.

 Seperti diberitakan sebelumnya, Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga diresmikan sebagai bandara komersial pada Selasa (1/6/2021). Dan hari ini, penerbangan komersial perdana berhasil dilakukan dengan selamat.

Maskapai yang siap melakukan penerbangan adalah Citilink. Perjalanan yang dilayani adalah Bandara Juanda Surabaya-Purbalingga-Halim Perdanakusuma Jakarta. Jadwal penerbangan dilayani seminggu dua kali, yakni Kamis dan Sabtu. ( Sumber Humas Jateng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *