Pemerintah Kembali Datangkan Vaksin COVID-19, Kali Ini Sebanyak 998.400 Dosis
Pemerintah terus menunjukan komitmennya untuk menambah pasokan vaksin COVID-19. Pada Rabu kemarin (30/6/2021), pemerintah mendatangkan 14 juta bahan baku (bulk) vaksin dari Sinovac, hari ini, Kamis (1/7/2021), pemerintah kembali mendatangkan vaksin produksi AstaZaneca sebanyak 998.400ak dosis.
Vaksin tahap ke-19 tersebut tiba pada Kamis siang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dengan menggunakan maskapai Japan Airlines. Vaksin ini didatangkan melalui kerja sama bilateral antara Pemerintah RI dan Pemerintah Jepang.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambut kedatangan vaksin AstraZeneca ini melalui sambungan virtual. Dalam pernyataannya Menkes mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Jepang atas bantuan ini.
“Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak Duta Besar Jepang dan juga kepada Pemerintah Jepang dan seluruh rakyat Jepang atas perhatian dan bantuannya untuk membantu pengiriman vaksin Astrazeneca ke Indonesia,” ujar Menkes.
Pemerintah Jepang menyanggupi bantuan vaksin untuk Indonesia dalam dua kali pengiriman. Untuk kedatangan vaksin hari ini merupakan vaksin batch pertama. Vaksin yang tiba ini menambah total vaksin Astrazeneca yang dimiliki Indonesia menjadi 9.226.800 dosis. Secara keseluruhan jumlah vaksin yang ada di Tanah Air jika dikonversikan menjadi vaksin jadi telah menjadi hampir 100 juta dosis.
Menkes menyampaikan, dukungan vaksin yang dikirimkan oleh Pemerintah Jepang ini merupakan wujud dari kedekatan kedua negara yang sudah terjalin sangat lama.
“Saya percaya bahwa bantuan ini bukan dilatarbelakangi oleh hal-hal lain selain kedekatan hubungan antar kedua bangsa. Saya berharap rakyat jepang juga sehat selalu dan mudah-mudahan bisa mengatasi pandemi ini bersama-sama. Karena pandemi besar ini hanya bisa diselesaikan kalau kita bekerja sama di seluruh bangsa di dunia,” pungkasnya.
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito, vaksin AstraZeneca yang kali merupakan produksi dari Daiichi Sankyo Biotech di Jepang. BPOM siap untuk mengawal vaksin ini hingga siap digunakan untuk vaksinasi bagi masyarakat Indonesia.
“Kami selalu siap untuk mendampingi, aspek kualitasnya tentu adalah jaminan, dan kami siap untuk mengawal sampai dapat digunakan pada masyarakat Indonesia,” ujar Penny.
Turut hadir dalam keterangan pers secara virtual ini Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.
