Eric Fernardo Bersama 100 Penyuluh Lintas Agama Laksanakan Doa Bersama
Eric Fernardo yang merupakan penyuluh agama Buddha Kementerian Agama RI di Provinsi DKI Jakarta bersama seratus penyuluh lintas agama dari agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Kong Hu Cu sukses menyelenggarakan doa bersama yang dimotori oleh Forum Penyuluh Lintas Agama (Forpella) DKI Jakarta.
Acara yang berlangsung pada Jumat (6/8/2021) melalui siaran webinar Zoom meeting ini dibuka langsung oleh Lisa Mulyati, S.Sos., M.Si. selaku Pembimbing Masyarakat Kristen di Kanwil Kementerian Agama RI Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Lisa Mulyati menyampaikan “Kegiatan doa bersama untuk mendoakan pandemi covid-19 agar segera berlalu dan juga untuk kesehatan bangsa ini dalam menghadapi Covid-19. Kita berharap kepada Tuhan agar pandemi ini segera berlalu, musibah atau bencana ini menjadi momen untuk introspeksi bagi diri kita” ungkap Lisa.
Dalam kesempatan tersebut, para penyuluh lintas agama memanjatkan doa secara bergiliran yang dibuka oleh agama Kristen dilanjutkan agama Katolik kemudian agama Hindu lalu agama Buddha kemudian agama Kong Hu Cu dan ditutup oleh agama Islam. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ester Manurung.
Pada saat sampai di giliran Eric Fernardo yang mewakili agama Buddha untuk memanjatkan doa, Eric melantunkan paritta suci Ta Pei Cou yang merupakan doa untuk semua mahluk hidup agar memperoleh karma baik atau berkah serta mendapatkan ketenangan, kebahagiaan, umur panjang, kekayaan, penyembuhan penyakit, mengalahkan ketakutan, menanam karma baik, dan menjauhkan segala musibah.
“Tentunya saya sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Forpella ini, terlebih acara ini sejalan dengan anjuran pemerintah untuk menjalankan doa dari rumah serta sesuai dengan amanat Surat Edaran Menteri Agama 22/2021 tentang Pelaksanaan kegiatan peribadatan/keagamaan di tempat ibadah pada masa pemberlakuan PPKM sesuai dengan kriteria zonasi serta penerapan protokol kesehatan 5M,” ungkap Eric Fernardo yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa S-2 di Universitas Indonesia.