VIVERE Berkomitmen Bantu Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19
VIVERE Group berkomitmen membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 baik dari sisi kesehatannya maupun ekonomi. Komitmen ini disampaikan langsung CEO VIVERE Group Dedy Rochimat saat menerima kunjungan Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika ke PT Gema Graha Sarana (GGS) di Jalan Kampung Teureup No.60, Sukaharja, Kec. Sindang Jaya, Tangerang, Banten, Selasa (24/8/2021).
Kunjungan Plt Dirjen Industri Agro Kemenperin ini untuk memastikan kesiapan industri esensial beroperasi seratus persen pada masa PPKM. PT GGS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor interior, ekspor dan manufaktur perlengkapan dan perabotan interior berkualitas tinggi yang berada di bawah naungan VIVERE Group.
Dedy mengatakan bantuan yang diberikan yakni dengan melakukan aksi kemanusiaan yang hingga saat ini masih dijalankan oleh VIVERE Group.
“Kami berfokus untuk selalu bekerja dari hati, lakukan mulai dari hal terkecil demi meringankan beban masyarakat terdampak, mulai dari pemanfaatan lahan kurang produktif untuk hidroponik, pengembangbiakan lele, hasilnya dibagikan ke lingkungan 60 persen dan 40 persen untuk karyawan. Melalui gerakan VIVERE Peduli, kami membagikan APD ke faskes, paket sembako ke lingkungan, kemudian berkontribusi sebagai sentra vaksin di SOUTH78 Serpong, dan mendonasikan ambulance untuk menangani kegawatdaruratan. Bahu membahu kita lakukan apa yang bisa dilakukan untuk bangkit bersama” tegas Dedy.
Seperti diketahui, pada tanggal 26 Juli 2021, VIVERE Group melalui Yayasan Pendidikan VIVERE menyerahkan satu unit ambulance kepada Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) di gedung Graha VIVERE, Slipi, Jakarta Barat.
Satu unit ambulance ini diserahkan oleh Ketua Yayasan Pendidikan VIVERE Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan kepada Ketua KILLCOVID19 Adharta Ongkosaputra.
Selain ambulance, VIVERE Group juga membuka sentra vaksin di SOUTH78 Serpong. Pembukaan sentra vaksin ini dilakukan pada tanggal 15 Juli 2021. Kegiatan ini merupakan rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan Yayasan Pendidikan VIVERE.
Dalam kegiatan ini VIVERE Group bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Tangerang yang melibatkan Korem 052/Wijayakarma dan Dinas Kesehatan dalam kegiatan Serbuan Vaksin Covid-19 Kabupaten Tangerang yang dilakukan secara berkala sejak bulan Juni lalu.
Tak hanya kepada masyarakat umum, vaksinasi juga digencarkan VIVERE kepada para pekerjanya. Seperti karyawan PT GGS. Seluruh karyawan di perusahaan telah menerima suntikan vaksin dan patuh terhadap protokol kesehatan yang ditertapkan perusahaan sesuai ketentuan dari pemerintah.
“Kami pastikan prokes dijalankan secara ketat di perusahaan kami. Saya pribadi minta tim Gugus Tugas VIVERE untuk memastikan semua karyawan harus di vaksin, sampai mitra kita dan terus meningkat ke keluarga. Di sini semua sudah 97 persen dari karyawan kantor sampai dengan karyawan pabrik, proyek semua sudah divaksin, yang tiga persen tersebut adalah karyawan yang terpapar Covid, sedang menunggu beberapa waktu sebelum boleh divaksin,” tutur Dedy.
Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika mengapresiasi protokol kesehatan yang diterapkan PT GGS. Perusahan ini, menurut Putu telah siap beroperasi seratus persen.
“Kalau protokol kesehatan tadi kita sudah lihat jadi pekerja-pekerja di sini dari awal itu sudah memakai aplikasi peduli lindungi dan implementasi-implementasi edaran Menteri Perindustrian nomor 3 tahun 2021 baik enam M maupun capability-nya, testing, termasuk treatment-nya, malah di sini sebagian besar sudah divaksin itu yang utama sekali sudah divaksin dan bukan di lingkungan pabrik saja yang terkait pun divaksin dan sekarang sedang mengupayakan yang terkait dengan pekerjanya ikut divaksin, seperti keluarga. ujar Putu kepada sejumlah awak media di sela-sela kunjungannya.
“Ini langkah yang luar biasa dan memang sangat disadari bahwa keselamatan dan kesehatan pekerjanya industri ini bisa bekerja dengan produktif,” tambahnya.