Masakan Khas Manado Diperkenalkan di Filipina
Tidak hanya objek wisata yang terus digenjot Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam mempromosikan destinasi wisata di tanah air, namun produk kuliner pun juga ikut dipromosikan ke mancanegara termasuk asia tenggara. makanan khas Indonesia yang dipromosikan salah satunya adalah makanan manado. Makanan ini ikut dalam pameran Indonesian Food and Beverages Expo (IFBE) di House of Indonesia Davao City Filipina Selatan, pada 17-19 Maret 2017ada tanggal yang sama, juga mengadakan Indonesian Culinary Festival (ICF) bekerja sama dengan Hotel Marco Polo Davao City.
Event ini merupakan hasil kerjasam antara Kemenpar dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao City.KJRI Davao City, Berlian Napitupulu mengatakan, banyak masyarakat Filipina yang belum mengenal negara dan produk Indonesia dengan baik. Karena itu pihaknya berupaya mengadakan pameran produk dan promosi kuliner Indonesia, termasuk mengajak para pejabat terkait dan pelaku usaha di Mindanao.
“Kami akan membuat beberapa kehebohan melalui makanan-makanan Indonesia, agar kita diperhatikan. Sebenarnya beberapa produk Indonesia sudah mulai masuk di pasar Filipina Selatan, namun sebagian produk tersebut masuk melalui negara ketiga,” ujar Berlian.
Sementara, pendukungan Kemenpar pada Indonesia Culinary Festival (ICF) di antaranya pengiriman dua chef untuk menjadi narasumber, demo masak, cocktail, dan dinner yaitu Chef Joko Wiyono dan Chef Muhammad
Solihin dengan membawa makanan khas Manado.
“Kita memilih masakan Manado karena merupakan destinasi terdekat dengan Filipina. Masakan Indonesia Timur yang dipertunjukkan nanti dengan mengusung Trailing taste of East Indonesia Spices dengan bahan baku makanan dari Indonesia yang tidak ada di Davao antara lain bumbu dan rempah,” ujar Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana.
Di event ini Kemenpar juga memberikan dukungan pengiriman tim Cultural Performance yaitu Trio Batak. Selain itu, juga disediakan materi promosi pariwisata Indonesia. Yang istimewa dan jarang dipikirkan orang adalah, akses Manado dekat ke Filipina, terutama Cebu Island dan Davao City.
