Menparekraf Sebut Tahun Politik Sebagai Tahun Menggembirakan Bagi Sektor Parekraf

0
WhatsApp Image 2023-01-18 at 10.58.17

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meyakini tahun 2023 sebagai tahun politik tidak akan  berdampak negatif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Bahkan Menparekraf menyebut tahun politik menjadi peluang emas bagi industri pariwisata untuk meningkatkan pendapatannya.

“Tahun politik ini, justru bagus buat pariwisata dan ekonomi kreatif, karena pasti banyak banget kegiatan di hotel-hotel.  Malah saya sampaikan kemarin di Bondowoso, ada kampung kopi, undang semua partai ada 17 partai dan calegnya yang banyak itu, untuk melakukan kegiatan. Kegiatan yang memberdayakan seperti diskusi, kegiatan pelatihan, kegiatan pendampingan,” kata Menparekraf saat menjadi keynote speaker dalam pada acara Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2023 dengan mengangkat tema “Prospek Pariwisata dan Investasi Industri Hospitality di Tahun Politik” di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta, Rabu (18/01/2023).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) dan Himpunan Anak Media (HAM) serta didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Menparekraf mengungkapkan tahun politik menjadi tahun menggembirakan, khususnya bagi generasi milenial. Inovasi dan kreativitas akan bermunculan untuk menyemarakan pesta demokrasi terbesar di Indonesia ini.

“Politik itu harusnya menggembirakan dan menurut saya sudah berubah total bahwa politik yang tidak bersukacita itu sudah mulai ditinggalkan sama anak-anak milenial, mereka maunya yang happy-happy,” ungkap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Menparekraf juga optimis tahun politik akan menjadi magnet bagi para investor. Hal itu pernah dibuktikan Menparekraf saat dirinya menjadi investor.

Menurut Menparekraf, kehadiran pelaku usaha yang menanamkan modalnya di Indonesia dapat mempercepat capaian target membuka lapangan kerja baru yang mencapai 4,4 juta lapangan kerja hingga tahun 2024 mendatang.

“Jadi kalau ditanya bagaimana tahun politik don’t worry bro, saya punya datanya, karena dulu saya investor, justru di tahun politik ini, bukan tahun wait and see tetapi tahun yang penuh peluang investasi jadi taglinenya 2024 jang wait and see tetapi segera investasi untuk berwisata di Indonesia aja,” ujar Menparekraf.

Pada kesempatan ini, Menparekraf mengapresiasi ajang Indonesia Tourism Outlook yang merupakan agenda rutin yang digelar Forwarekraf  setiap tahunnya sejak 2017.

Selain Kemenparekraf, ajang ITO 2023  juga didukung oleh Artotel Group, InJourney, BRI, Kokola, Sutasoma Hotels, Jambuluwuk hotels & resorts, The Jayakarta, Swiss-belHotel International Hotel & Resorts, Parador Hotels dan Resorts, The Ascott Limited, Intiwhiz Hospitality Management, Tiket.com, dan Consina.

Kegiatan ini menghadirkan para praktisi, pengamat dan pengambil kebijakan, akademisi, komunitas dan wartawan untuk membahas proyeksi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pembicara yang hadir yakni  Direktur Utama InJourney Dony Oskaria, Presiden FATA/Astindo Pauline Suharno, Managing Partner Indies Capital Pandu Sjahrir, CEO Artotel Erastus Radjimin, Partner  East Ventures Avina Sugiarto, dan Ketua Indonesia Tourism Forum (ITF) Sapta Nirwandar. Tak ketinggalan, Ketua Forwaparerkraf Pasha Yudha Ernowo juga ikut hadir dalam acara yang bermanfaat untuk kebangkitan sektor parekraf ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *