Sukses Capai Target Jumlah Pengunjung, IFFINA 2023 Hasilkan Potensi Transaksi US$ 157 Juta

0
WhatsApp Image 2023-09-18 at 14.15.11

Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) sukses menyelenggarakan International Furniture & Craft Fair Indonesia (IFFINA) 2023 yang digelar selama empat hari (14-17 September 2023) di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Pameran furniture dan kerajinan terbesar di Indonesia ini berhasil menarik 10.117 pengunjung. Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan ASMINDO yakni 10.000 pengunjung selama IFFINA berlangsung.

Tim liputan EL JOHN Media sempat memantau di hari terakhir pameran, Minggu (17/09/2023. Dari pantuan sejak siang hingga sore, pengunjung tak putus-putus berdatangan ke empat hall yang menjadi lokasi pameran.

Data yang diterima dari pihak panitia, jumlah potensi transaksi yang dihasilkan dari pameran ini mencapai mencapai USD 157 juta. Selain itu, pameran ini juga berpotensi dapat meningkatkan ekspor produk furniture dan kerajinan dari 17 hingga 20 persen.

Pelaksanaan IFFINA 2023 memiliki cakupan area seluas 20.000 meter persegi. Event  bergengsi ini tidak hanya berhasil menjadi showcase bagi produk-produk mebel dan  kerajinan dalam negeri, tetapi juga diisi dengan berbagai program pendukung yang  tidak kalah menarik. Beberapa kegiatan seperti workshop maupun talkshow dengan  berbagai tema seputar mebel dan desain berhasil dipenuhi pengunjung pameran.

Ketua Umum ASMINDO Dedy Rochimat mengatakan IFFINA 2023  menjadi ajang unggulan bagi industri furnitur Indonesia. Dengan produk-produk berkualitas tinggi dan desain yang kreatif, para peserta pameran telah memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri furnitur dunia. Acara ini juga mendorong inovasi dan perkembangan berkelanjutan dalam industri ini, yang diharapkan akan terus berkembang di masa depan

“Mereka yang ikut disini semua mengatakan bagus sekali, dan prospeknya luar biasa. Kita baru pertama 6 tahun kembali berpameran dan kemudian ini juga new circle ternyata surprise. Tadi dari Kemenkop, Pak Hanung mengatakan di tempat beliau sudah 11 Miliar jualannya. Kita merasa yakin ini ada hasilnya yang luar biasa dan kita mau dua kali lebih besar dari pada ini tahun depan,” kata Dedy Rochimat.

Menurut Dedy Rochimat, IFFINA 2023 merupakan momentum untuk menjalin kolaborasi dan kemitraan antara pelaku usaha furniture tanah air dengan Perusahaan furnitur dari luar negeri. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang mendorong agar industri furnitur lokal untuk memperkuat kemitraan global.

“Kita mau mulai merintis juga usulan-usulan dari Bapak Presiden supaya kerja sama dengan luar ,itu juga akan kami lakukan sehingga kita punya pasar bisa terus berkembang, kita juga terus untuk belajar. Ada pasar tradisional ada juga pasar yang baru Pasar baru ini di ASEAN kita masih kecil padahal kebutuhan ASEAN hampir 15 milyar US dollar dan kita baru 200 jutaan.Belum yang asia itu juga besar,” tutur Dedy Rochimat.

Langkah IFFINA sebagai pioneer penyelenggaraan pameran mebel dan kerajinan di  circle kedua, membuat ASMINDO optimis. Pada tahun mendatang, negara-negara  tetangga di kawasan ASEAN akan bersinergi lebih baik lagi untuk pertumbuhan  ekosistem industri ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *