KPU DKI Jakarta Tuntaskan Rekapitulasi Suara Pemilu 2024, Hasil Prabowo-Gibran Unggul

0
qjpsgnsul8lj1nz

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta teleh menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024.  Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Dinata, menyatakan keberhasilan KPU dalam menyelesaikan tahapan perhitungan rekapitulasi suara dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi.

“Kami bangga dapat menyampaikan bahwa proses ini berjalan sesuai dengan tata tertib yang telah disepakati, dengan keterlibatan berbagai pihak seperti Bawaslu, saksi partai politik, dan media massa,” ujarnya.

Dalam perhitungan yang berlangsung selama tiga hari (7-9 Maret 2024), pasangan nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumign Raka, berhasil memimpin di Jakarta.

Pasangan Prabowo-Gibran berhasil meraih suara terbanyak di beberapa wilayah, termasuk Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Dengan total suara mencapai 2.692.011, mereka memimpin di ibu kota.

Sementara itu, pasangan Anies Baswedan-Cak Imin harus mengakui keunggulan lawannya di Jakarta. Meskipun memperoleh dukungan yang kuat, suara yang diperoleh Anies-Cak Imin sebanyak 2.653.762, sedikit kalah dari lawannya.

Tidak ketinggalan, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menunjukkan perolehan suara yang signifikan, meskipun tidak cukup untuk bersaing di wilayah Jakarta. Dengan hanya memperoleh 1.115.139 suara, mereka menempati posisi ketiga di ibu kota.

Disampaikan Wahyu, sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi dalam rekapitulasi, maka proses rekapitulasi dilakukan secara terbuka dan dapat diikuti serta disaksikan langsung oleh Bawaslu, saksi partai politik, saksi calon legislatif, pemantau pemilu, dan media massa, serta masyarakat.

“Secara bertahap hasil rekapitulasi penggunaan hak suara di Provinsi DKI Jakarta adalah sebanyak 6.558.734 pemilih dengan rincian laki-laki 3.147.199 orang, perempuan 3.411.535 orang dan pemilih disabilitas sebanyak 24.981 orang,” sebutnya.

Hasil rekapitulasi ini tentu menjadi sorotan publik, mengingat posisi strategis DKI Jakarta dalam politik nasional. Sebagai pusat pemerintahan dan pusat ekonomi, hasil Pemilu di ibu kota sering kali menjadi cerminan dinamika politik nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *